Pasific Pos.com
Papua Selatan

Masyarakat Kampung Selil Akhirnya Bisa Mengakses Air Bersih

Prosesi pengguntingan pita saat peresmian (foto:ist)

MERAUKE,ARAFURA,-Kebahagiaan nampak jelas terlihat dari wajah masyarakat yang tinggal di Kampung Selil, Distrik Ulilin Kabupaten Merauke, Papua karena sudah bisa menikmati air bersih. Hal itu ditandai dengan acara serah terima dan peresmian pemasangan sarana air bersih berupa sumur bor, pipa, tanki dan kran pada 21 Desember 2020 lalu. Acara tersebut melibatkan 37 warga Selil dan Sekretaris Kampung Selil, Kalmilus Warenop, 18 karyawan PT.BIA termasuk Presiden Direktur, Mr.Kong Byoung Sun. Berdasarkan hasil kegiatan survey sosial yang dilakukan oleh perusahaan yang bekerjasama dengan pihak independent diketahui bahwa untuk mencukupi kebutuhan air selama ini masyarakat Kampung Selil harus menempuh jarak ± 1 kilo menuju ke sumur alam dengan menggunakan ember yang dipikul. Hal tersebut dikarenakan setiap rumah belum memiliki sumur air untuk mencukupi sumber air bersih (mandi, cuci, memasak hingga minum). Ditambah lagi karena bersumber dari alam, ketersediaan air tidak dapat dipastikan terlebih lagi sumur alam akan kering saat musim kemarau.

Dedi Arapenta Purba selaku Manager Humas PT PT.Bio Inti Agrindo (BIA) dalam rilis tertulis mengemukakan bahwa per November 2020 ini, akhirnya 128 jiwa penduduk yang tinggal di kampung tersebut dapat menikmati air bersih yang mengalir langsung ke kran rumah masing-masing. Program pembangunan fasilitas sumur bor beserta instalasinya diinisiasi oleh PT.BIA sebagai wujud nyata kepedulian perusahaan pada masyarakat sekitar yang seiring sejalan dengan prinsip corporate citizenship yang dianut POSCO International sebagai induk perusahaan PT.BIA.

Survey awal kegiatan ini dilakukan oleh Perusahaan pada Juli 2020 lalu, dilanjutkan berdiskusi dengan masyarakat dalam mengembangkan rencana pembangunan fasilitas sumber air. Disepakati bahwa dalam pengerjaan proyek ini akan menggunakan tenaga kerja (local) dari masyarakat kampung sendiri dan pengangkutan material dari kota menuju kampung menggunakan alat transportasi sungai (speed boat) milik masyarakat yang disewa oleh perusahaan. Menara air yang dibangun berdaya tampung 4.400 líter dengan jaringan distribusi yang mengalir ke 47 rumah masyarakat di Kampung Selil.
Dengan melibatkan masyarakat sebagai tenaga kerja diharapkan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun ini. Ke depannya program pengembangan kampung akan terus diwujudkan, di antaranya pemberian beasiswa yang adil dan transparan bagi anak-anak berprestasi kurang mampu dan juga peningkatan sarana kesehatan kampung.

Artikel Terkait

Hasil Kunker Waket Komisi I DPR Papua Temukan Masyarakat Kesulitan Air Bersih

Tiara