Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Masyarakat Kali Kopi Serahkan 1 Senpi Kepada Brigif 20/IJK

Timika, Berkat pendekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat, prajurit Brigif 20/IJK mendapat penyerahan satu pucuk senjata api jenis pistol jenis P.1 Pindad dan 4 butir Mu cal 5.56 mm dan 3 butir Mu cal 9 mm dari masyarakat Kali Kopi kabupaten Mimika.

Komandan Brigif 20/IJK, Kol. Inf. Frits WR Pelamonia saat dikonfirmasi membenarkan hal ini.

Danbrig Frits Pelamonia menceritakan kronologis penyerahan, diawali dengan para prajurit yang bertugas di mile 48 mengadakan patroli. Patroli pada tanggal 12 Februari 2018 Sertu Akmal anggota pos mile 48 mendapat laporan dari masyarakat bahwa 2 hari yang lalu disekitar mile 47 Kali Kabur melihat 4 orang masyarakat berjalan ke arah atas (Tembagapura) dengan membawa 1 pucuk senjata dan 3 parang.

Mendapat laporan ini, Sertu Akmal melaporkan kepada Dansubsatgas. Kemudian tanggal 16 Februari Dansubsatgas beserta 8 orang anggota dari melaksanakan patroli di camp pendulang karena banyaknya pemotongan pipa di areal PT.FI.

“Pada saat patroli ini, prajurit juga membawa bantuan yang dibagikan kepada masyarakat yang ada di daerah itu,” ujar frits Pelamonia.

Pada saat operasi ini prajurit juga melakukan pendekatan kekeluargaan terhadap masyarakat sekitar serta menyampaikan untuk tidak memotong pipa konsentrad di areal PT FI.

Patroli dilaksanakan secara berkala seminggu sekali. Para prajurit selain menyampaikan himbauan pelarangan pemotongan pipa konsentrat milik PTFI juga melakukan pendekatan-pendekatan kekeluargaan terhadap masyarakat yang disinyalir memiliki senjata.

“Dari hasil pendekatan tersebut salah satu keluarga mantan OPM menyampaikan bahwa mereka ingin hidup seperti masyarakat yang lain,” ujar Danbrig.

Dikatakannya lebih lanjut, pengakuan tersebut Dansubsatgas terus melaksanakan pendekatan kepada keluarga dan masyarakat lokal yang berada di daerah pendulangan kali kabur.

“28 Pebruari tepat pukul 08.30 WIT, seorang masyarakat mendatangi Dansubsatgas yang sedang berpatroli dan menyerahkan satu pucuk senjata jenis pistol dan beberapa butir amunisi,” ujar Danbrig.

Pada saat penyerahan, masyarakat tersebut menyerahkan sebuah noken motif Bintang Kejora dan mengajukan permintaan agar pihak TNI jangan memberitahu indentitasnya.

“Senjata ini milik almarhum orang tuanya yang dulunya merupakan kelompok OPM , masyarakat tersebut dengan ikhlas menyerahkan 1 pucuk pistol serta munisi kepada aparat TNI,” ujar Danbrig.

Dikatakan lebih lanjut, masyarakat tersebut juga mengeluhkan kurangnya perhatian PT. FI terhadap penduduk lokal, diharapkan PT. FI lebih banyak membuka lapangan pekerjaan khususnya kepada masyarakat lokal.