Pasific Pos.com
Kota Jayapura

Maikel Ayomi Dilantik Jadi Ketua BPCHIPMI Kota Jayapura

Jayapura,- Pemerintah Kota Jayapura membuka peluang bisnis dan investasi seluas-luasnya, serta menjamin keamanan untuk pelaku usaha di wilayah Kota Jayapura. Peluang-peluang ini. Dan peluang ini harus bisa ditangkap oleh pengusaha muda untuk mengundang investor guna menanamkan bisnisnya di Kota Jayapura.
Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Jayapura Drs. Benhur Tommy Mano dalam sambutannya pada acara pelantikan Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIMPI) Kota Kayapura masa bhakti 2014-2017. Yang berlangsung di Hotel Swissbell Jayapura, Kamis (11/9) kemarin.
Menurut Benhur, potensi usaha di Kota Jayapura sangat besar, khususnya dalam hal pembangunan pariwisata alam karena Kota Jayapura memiliki aset besar. Jika potensi alam yang luar biasa di Kota Jayapura bisa dimanfaatkan oleh investor-investor maka akan berdampak secara ekonomi masyarakat Kota Jayapura.
“75 persen pendapatan asli daerah (PAD) didukung oleh pengusaha-pengusaha yang melakukan bisnisnya di Kota Jayapura. Apalagi kita telah memperpendek rentang waktu birokrasi dengan adanya badan pelayanan perijinan terpadu satu pintu, satu hari jadi, dan kita gratiskan juga. Ke depan, IMB kita usahakan gratis juga, namun tetap kita lihat sisi Amdal-nya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BPC HIPMI Kota Jayapura terpilih, Maikel Ayomi, mengungkapkan HIPMI merupakan organisasi mitra yang bisa bermitra dengan siapa saja untuk membangun usaha di  Kota Jayapura.
 “Kita sudah siap mengundang investor untuk mengembangkan beberapa sektor wisata di Kota Jayapura, dan siap bermitra dengan siapa saja untuk membangun usahanya di Kota Jayapura, ” kata Maikel kepada sejumlah wartawan usai acara.
Menurutnya, Kota Jayapura adalah kota jasa yang memiliki PAD sebesar Rp 100 Miliar yang hampir semua dari sektor usaha. Maikel juga tertarik untuk mengelola sektor wisata yang ada di Kota Jayapura karena menurutnya, ini adalah sektor riil yang harus dikembangkan.
“Kita lebih banyak melihat sektor entertain, sektor wisata untuk mengembangkan usaha di Kota Jayapura. Tidak ada sumber daya lain yang dikelola kecuali disektor wisata,” ungkap Maikel.
Disamping itu dia juga menambahkan bahwa, HIPMI bukan organisasi aktivis dan HIPMI juga bukan organisasi politik yang tugasnya suka menjatuhkan pemerintah untuk merebut kekuasaan.