Pasific Pos.com
Pendidikan & Kesehatan

Mahasiswa UKSW Salatiga Terima Kuliah Tamu dari Walikota Jayapura

SEMARANG,- Walikota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM memberikan kuliah tamu bagi mahasiswa Program Pendidikan Khusus Putra Putri Port Numbay atau KP3N Kota Jayapura di UKSW Salatiga yang berlangsung di Bandungan Green Valerry, Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (13/1/2018).

Walikota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM menyampaikan kuliah tamu kepada mahasiswa UnhanKP3N Kota Jayapura di UKSW Salatiga, sekaligus memberikan pengetahuan umum, situasi kondisi kota Jayapura sekarang juga memberikan wejangan serta nasehat untuk mahasiswa tetap fokus belajar dan tidak terpengaruh dengan hal-hal yang merusak dirinya sendiri dan orang lain.

Walikota Benhur Tomi Mano yang disapa BTM mengatakan, kekurangan-kekurangan yang ada asrama akan menjadi perhatian pemerintah Kota Jayapura ke depan. Namun, satu hal yang perlu mahasiswa ketahui bahwa, Pemerintah Kota Jayapura akan kerja sama dengan The University of Delaware salah satu universitas di Amerika Serikat tahun ini untuk mahasiswa Port Numbay melanjutkan pendidikan S2 maupun S3.

“Nanti bulan Maret, ada ada tiga anak yang akan kita kirim belajar di sana. Dan ini akan dikoordinir oleh Vina Titaley Spd. MA selaku Sponsored Student Coordinator, pada Office for International Students and Scholars di University of Delaware AS,” ujarnya.

Walikota BTM punya kerinduan ke depan, ada anak-anak Port Numbay dari 14 kampung yang akan sekolah pilot di Amerika.

“kita akan lihat dari kelas satu SMA, kita akan memberikan bimbingan. Ini berbeda dari yang akan melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di University Delaware,” tegasnya.

BTM berharap, anak-anak Port Numbay yang mendapat dukungan dari Pemkot Jayapura untuk kuliah di Salatiga maupun di Amerika nanti, hendaklah belajar dengan tekun. Karena yang kita siapkan sekarang ini adalah anak-anak Port Numbay yang memiliki SDM yang baik untuk kembali membangun kota Jayapura.

BTM kembali menegaskan, yang kulaih di Salatiga ini bukan saja mahasiswa asli Port Numbay, tapi juga anak-anak Papua asal Biak, Serui dan juga Non Papua yang dibiayai oleh Pemkot Jayapura.

“Doa dan harapan saya, mahasiswa yang sekolah dan dibiayai oleh pemkot Jayapura agar belajar dengan baik sehingga ke depan menjadi anak-anak yang cerdas dan pintar untuk membangun negerinya sendiri di Kota Jayapura,” tuturnya.

Sementara itu, Margaretha Hamadi salah satu mahasiswa Port Numbay dengan Jurusan Akutansi yang rencananya akan berangkat melanjutkan S2 di University Delaware, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jayapura khususnya Walikota Jayapura karena telah memberikan kesempatan kepada anak anak Port Numbay untuk menempuh pendidikan di University of Dilaware Amerika.

“Perasaan saya sangat senang dan sangat bangga karena karena bapak Walikota sangat memperhatikan pendidikan kami. Pesan saya untuk teman teman yang lain mungkin lebih ditingkatkan lagi prestasinya, sehingga program ini tidak berakhir hanya disini saja tapi terus dilanjutkan ke depannya lagi,” tutur Margareth.

Sementara itu mahasiswi asal non Papua Sarah Butar Butar dari Fakultas Sain dan Matematika angkatan 2016 yang juga mendapat beasiswa untuk bisa sekolah di UKSW Salatiga, melihat program pemerintah Kota Jayapura yang memberikan kesempatan bagi anak anak non Papua untuk bisa menempuh pendidikan di salatiga ini sangat luar biasa.

Menurutnya, ia sangat bersyukur sekali karena untuk pertama kalinya saya melihat anak non Papua terlibat dalam beasiswa pemerintah Kota Jayapura.

“saya mengucap syukur dan terima kasih kepada bapak Walikota yang sudah memperhatikan masa depan dan pendidikan kami yang lahir di Kota Jayapura dan yang bukan orang Port Numbay sendiri,” tutupnya.