Pasific Pos.com
Papua Selatan

Lusi Pauta: Olah Bahan Lokal, Sumber Pendapatan Keluarga

MERAUKE,ARAFURA,-Dengan kreatifitas maka para ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Merauke dapat menyulap bahan lokal yang ada menjadi aneka menu yang lezat. Dengan kata lain akan tercipta resep-resep original yang baru untuk keluarga yang sehat dengan gizi yang seimbang. Pada akhirnya akan dapat dijadikan sebagai peluang sumber pendapatan keluarga karena dapat dipasarkan. Dan yang paling penting lagi, DWP ikut mensukseskan program ketahanan pangan nasional yang digagas pemerintah.

Hal itu dikemukakan Ketua DWP Kabupaten Merauke, Marina Lusi Pauta kepada peserta lomba masak bahan lokal untuk keluarga kecil sehat sejahtera yang dilaksanakan DWP Kabupaten Merauke di auditorium Kantor Bupati belum lama ini. Menurutnya, sebagai istri PNS dan sebagai bagian dari komponen bangsa maka wajib untuk mensukseskan tujuan nasional, yaitu masyarakat yang adil dan makmur. Warga Merauke juga berkewajiban mendukung program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah dalam rangka mewujudkan Merauke yang lebih maju.

Apalagi Merauke dikenal sebagai lumbung pangan nasional. Artinya, Merauke mampu menghidupi wilayahnya sendiri. Kabupaten Merauke menjadi satu kekuatan ekonomi berbasis pertanian yang produktif dan strategis. Ini sesuai dengan visi Pemkab Merauke, yaitu terwujudnya Kabupaten Merauke sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi perbatasan yang strategis dan mengoptimalkan sumber daya alam lokal melalui pertanian sebagai sektor utama. “Namun kita jangan lupa bahwa untuk membangun ketahanan pangan, kita perlu mengolah sumber pangan lainnya selain beras dan bahan tersebut sangat banyak di daerah ini. Sebuah rumah tangga dikatakan memiliki ketahanan pangan jika penghuninya tidak berada dalam kondisi kelaparan,”ujarnya.

Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi setiap saat, mempunyai arti yang sangat penting bagi keluarga,”ujarnya. Lebih lanjut ia menjelaskan, bagi orang Indonesia, pangan sering diidentikkan dengan beras yang dianggap makanan pokok. Padahal sebenarnya, untuk di Merauke sendiri terdapat makanan pokok lain yang tidak kalah dalam hal gizi, yaitu sagu, umbi-umbian, jagung dan lain-lain.