Pasific Pos.com
Papua Barat

LPPD Papua Barat Siap Pertahankan Posisi Dua

Manokwari, TP – Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Papua Barat menargetkan untuk mempertahankan peringkat II pada Pesparwai tahun 2018 di Pontianak, Kalimantan Barat. Pada ajang 27 Juli-4 Agustus mendatang tersebut, LPPD Papua Barat mengikuti 12 kategori lomba.

Ketua I LPPD Papua Barat, Robert Krhamar mengatakan, persiapan untuk 12 kategori yang diikuti itu sudah mencapai 75 persen. Dimana 12 kategori yang diikuti antara lain Paduan Suara (PS) Anak yang diwakili oleh Kabupaten Kaimana, PS Remaja diwakili oleh Kabupaten Manokwari, PS Pria Dewasa dan Wanita Dewasa diwakili oleh Kabupaten Fak Fak. Selanjutnya, PS Campuran Dewasa diwakili oleh Kabupaten Kaimana, Solis Remaja Anak 7-9 Tahun oleh Kabupaten Tambrauw, Solis Remaja dan Anak 10-17 diwakili oleh Sorong Selatan dan kategori Musik Pop Gereja juga diwakili oleh Kabupaten Sorong Selatan.

Kategori lain yang diikuti adalah Vokal Grup yang diwakili oleh Kabupaten Teluk Wondama. “Kalau persiapan teknis sudah 75 persen. Sementara untuk persiapan administrasi peserta sudah 100 persen karena tim LPPD Papua Barat ada dua, satu itu tim administrasi untuk mendata administrasi peserta dan tim teknis soal peningkatan kualitas,” ujarnya.

Dia mengemukakan, dalam rangka persiapan ke Pontianak, LPPD Papua Barat telah melaksanakan berbagai kunjungan dan mendatangkan pelatih. Beberapa waktu lalu pihaknya melaksanakan workshop untuk meningkatkan kualitas pelatih dengan membedah lagu-lagu yang dilombakan. Terakhir, pihaknya baru-baru ini mendatangkan pelatih pianis berkelas nasional dan internasional dari Jakarta untuk paduan suara. Selain itu, masih akan dilakukan audisi bagi gitaris untuk vocal grup.

“Waktu di Ambon tiga tahun lalu kita di posisi rangking II Indonesia dan sebelumnya juara umum. Sehingga target ke Pontianak ini tidak muluk-muluk, hanya mau pertahankan rangking II, tapi mudah-mudahan dapat rangking I,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya menargetkan meraih champions pada lima kategori unggulan. Di antaranya champions pada PS remaja karena meraih champions di Ambon. Selain itu, adalah PS Wanita yang juga champions Indonesia, serta PS Anak, solis Remaja, dan Pop Musik.

“Jadi keunggulan kita ada lima dan mudah-mudahan dapat champions, tapi itu target lima. Tetapi dapat tiga saja sudah bersyukur bisa pertahankan.” sebutnya.

Pihaknya, kata Krhamar juga berupaya agar 12 kategori yang diikuti termasuk etnik meraih mas, tidak lagi meraih perak. Hal itu karena pada Pesparawi di Ambon, meski menduduki peringkat II Indonesia tapi masih ada dua perak, yaitu pada kategori solis anak 7-9 tahun dan vkal grup.

“Kita mau naikkan supaya kali ini tidak lagi perak, semuanya emas,” tegasnya.

Dia menambahkan, para peserta dari Papua Barat rencananya akan dilepas pada 20 atau 21 Juli mendatang oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. Para peserta akan berangkat lebih awal karena masih akan menjalani training center di Pontianak.

“Ini karena kita mau training center selama 11 hari di Pontianak, dengan harapan persiapan yang 75 persen digenapi menjadi 100 persen. 100 persen itu saat tampil supaya peserta dari Papua Barat tidak bisa bosan,” imbuhnya.

Ketika peserta di Pontianak, pihaknya mendatangkan lagi konsultan untuk membimbing mereka. Bimbingan itu dilakukan agar para peserta tampil maksimal.

“Pokoknya kita memberikan yang terbaik dan persiapan kali ini sedikit lebih di atas ketika ke Ambon dan berharap bisa meraih target. Mudah-mudahan berkat latihan terus menerus, profesional, dan dukungan doa, dan kita berikan yang terbaik, pasti itu akan diraih,” tukasnya.[CR44-R3]