Menu

Line 1

Custom Search

Obor Pattimura Keliling Kota Wamena

  • Ditulis oleh Super User
Penilaian: Rating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star Blank / 0
TerburukTerbaik 

Obor Pattimura

WAMENA,- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kapitan Pattimura
yang ke-200 tahun, ditandai dengan pawai obor yang dilepas dari
Kediaman Sekda Lany Jaya, di Kota Wamena.
Dimana sebelumnya, pada Senin (14/5) pagi, Sekda Lany Jaya yang juga
Ketua Ikatan Keluarga Maluku se Pegunungan Tengah Christian Siholait,


bersama sejumlah pengurus Ikemal dan Panitia HUT Pattimura ke 200
melakukan Ziarah dan  Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Wamena.
Dari pantauan di lapangan, obor  yang dinyalakan dibawa oleh tim
pembawa obor. Tim ini terdiri dari anak-anak Maluku yang merupakan
gabungan yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Maluku (Ikemal) Se
Pegunungan Tengah Papua.
Tim pembawa obor yang dibawa secara estafet tersebut membawa obor
mengelilingi kota Wamena, mulai dari  jalan Bhayangkara melewati
jalan Jenderal Sudirman, Jalan Irian, Jalan Trikora dan finis di
Stadion Pendidikan Wamena.
Christian Siholait  selaku Ketua IKEMAL Pegungunan Tengah Papua
mengatakan, kegiatan ini menunjukkan keberlangsungan dan kebelanjutan
renerasi dari Pattimura muda yang menggelora semangat pahlawan
Nasional, agar rakyat Indonesia yang ada di Papua dapat melihat
kedepannya akan ada pahlawan Nasional yang akan dikenang dan
diperingati sebagai teladan bagi kita.
Sementara itu, puluhan pengendara motor turut berpartisipasi mengiring
arak-arakan pasukan berbaju merah ini. Tak hanya itu pawai obor ini
juga disaksikan oleh masyarakat Wamena. Hingga tiba di Stadion
Pendidikan, arak-arakan disambut dengan pukulan tifa yang mengiring
tarian cakalele.
Tepat pukul 18.30 WIT tim pembawa obor Pattimura tiba di Stadion
Pendidikan Wamena. Penyerahan obor oleh Noke Silatua (orang tua
adat Maluku)  kepada Christian Shoilait ST. Msi ketua Ikemal Se
Pengunungan Tengah Papua.
Dikatakan perubahan pembangunan di tanah Papua, adalah bagian dari
perjuangan yang telah diletakkan oleh orang tua dulu. Sehingga
perjuangannya harus tetap diingat dan dilestarikan bagi setiap orang
khususnya orang Maluku yang ada diatas Tanah Papua ini.
"Saya ingin menyampaikan bahwa hari ini kita semua tidak pake parang
dan salawaku, tetapi yang kita pake adalah  tangan dan otak, kita
harus kobarkan semangat kita seperti api obor yang telah menyala di
tengah-tengah kita. Pantang menyerah Lawamena Haulala, maju terus
pantang mundur,” ungkapnya.
Lanjutnya, sebagai anak Maluku, ia mengharapkan agar ikut berperan
aktif disemua sektor pembangunan di tanah Papua. (Erna)

  • No comments found

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
Info for bonus Review bet365 here.