Pasific Pos.com
Ekonomi & Bisnis Headline

LinkAja Luncurkan Aplikasi Papua Tourism

LinkAja luncurkan aplikasi Papua Tourism

Dukung PON XX Papua

Jayapura – Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak tekanan terhadap kondisi perekonomian secara global, dan berimbas pada perekonomian di Indonesia yang sempat mengalami resesi.

Berbagai usaha pemulihan ekonomi digencarkan sehingga Indonesia pun berhasil keluar dari zona resesi, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2021 tercatat 7,07 persen secara tahunan (YoY).

Saat ini, berbagai sektor industri di Indonesia perlahan mulai bangkit dari imbas pandemi ini yang di antaranya sektor transportasi dan pariwisata.

Melihat potensi tersebut, dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 76, uang elektronik nasional LinkAja memberikan dua kemudahan secara nontunai pada sektor pariwisata dan transportasi jarak jauh.

Menyambut kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang ke-XX di Papua dan diluncurkannya aplikasi Papua Tourism, LinkAja turut mendukung sektor pariwisata dengan hadir sebagai satu-satunya uang elektronik nasional yang dapat memberikan kemudahan pembayaran bagi penggunanya di aplikasi Papua Tourism.

Dengan LinkAja, yang nantinya dapat digunakan di aplikasi Papua Tourism tersebut, masyarakat dapat menikmati kemudahan untuk pembelian tiket akses masuk objek wisata di Kota Jayapura beserta semua area Papua, pembayaran hotel, pembayaran tiket masuk kegiatan PON, belanja oleh-oleh, hingga produk-produk lokal binaan UMKM di Papua.

Melengkapi ekosistem yang telah hadir di Papua, kini, LinkAja beserta Layanan Syariah LinkAja telah dapat digunakan di berbagai modern retail lokal seperti Saga Supermarket, berbagai kafe di kawasan strategis dan sentra bisnis yang ada di Mall Jayapura & kawasan sentra bisnis, food & beverage di berbagai hotel ternama seperti Mercure Hotel, Hotel Horison, Grand Alison, dan tentunya tempat berbelanja oleh- oleh seperti Sambal Baba yang menjual sambal beserta batik khas papua, serta Gerai Honai.

Bagi yang ingin berbelanja di pasar tradisional juga dapat menggunakan LinkAja sebagai metode pembayarannya di Pasar Sentral Hamadi.

Haryati Lawidjaja selaku Direktur Utama LinkAja mengatakan, selaras dengan tema Utama HUT RI tahun ini yaitu Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, LinkAja secara konsisten mendukung pemerintah dalam berbagai program yang dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama untuk meningkatkan pemulihan ekonomi skala nasional di masa pandemi ini.

“Melalui kerja sama dengan berbagai pihak yang ada di Papua, kami berusaha menghadirkan kemudahan bertransaksi secara digital bagi masyarakat melalui aplikasi Papua Tourism,” ucap Haryati, Kamis (19/8/2021).

“Untuk dapat dengan mudah, nyaman, dan aman menikmati berbagai objek pariwisata dan membantu menghidupkan kembali UMKM yang ada di Papua dengan memanfaatkan transaksi nontunai dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku,” sambungnya.

Tidak hanya itu, untuk di sektor transportasi, LinkAja bekerja sama dengan PT Reska Multi Usaha, atau yang dikenal dengan KAI Services, hadir sebagai pilihan uang elektronik yang memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi pembelian berbagai makanan tradisional dalam perjalanan kereta api.

Metode yang digunakan adalah menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), sehingga memudahkan pembayaran menggunakan lebih dari satu operator pembayaran. Metode ini dilakukan sebagai langkah untuk menekan penyebaran virus Covid-19 dan juga mempermudah transaksi bagi penumpang yang tidak membawa uang tunai.

Hingga saat ini, semua armada kereta api telah dapat menggunakan LinkAja sebagai opsi pembayaran untuk memesan makanan selama perjalanan dengan KAI yang ada di Jawa dan Sumatera.

“Harapan kami, agar penumpang yang melakukan perjalanan dapat merasakan keamanan dan kenyamanan di setiap perjalanannya bersama KAI. Selain itu, kerja sama dengan KAI Servives ini dapat menjadi stimulus agar masyarakat dapat terus terbiasa melakukan segala aktivitasnya bahkan di perjalanan mereka secara nontunai,” ujar Haryati.

Tamsil Nurhamedi selaku Diretur Utama KAI Services mengatakan, ingin berbagi pengalaman menikmati kuliner khas daerah yang dapat dinikmati selama perjalanan Kereta Api dengan memberdayakan UMKM lokal.

“Kami juga mengakomodir kebutuhan penumpang dengan kemudahan Order Online makanan hanya dari genggaman saja,” jelasnya. (Red)