Pasific Pos.com
Papua Selatan

Layanan BPJS Kesehatan Terasa Hingga Wilayah Kuprik

MERAUKE,ARAFURA,- Edowardus Mitakda (56) adalah Peserta JKN-KIS dari segmen kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang merasakan manfaat dari penggunaan kartu JKN-KIS. Edowardus beserta keluarganya telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS pada Puskesmas Kurik yang terdekat dengan rumahnya. Edowardus merupakan seorang petani yang membesarkan anaknya dengan hidup berkecukupan dan pendapatan yang cukup memadai.

Dalam kesehariannya Edowardus dikenal sebagai seorang pekerja keras dan bersosialisasi dengan baik kepada setiap masyarakat yang tinggal dekat rumahnya. Meskipun telah lanjut usia dan sudah tidak muda lagi, semangatnya tidak pernah pudar untuk untuk mendukung program JKN-KIS. Edowardus yang ditemui oleh tim Jamkesnews, Rabu (31/07) di Puskesmas Kurik Kabupaten Merauke yang sedang mengantri untuk mencetak Kartu JKN-KIS keluarganya.

Dengan sabar menunggu bersama warga setempat untuk mendapatkan pelayanan dari pegawai BPJS Kesehatan yang sementara itu sedang melakukan pelayanan Mobile CustomerCervice (MCS) guna untuk memenuhi kebutuhan para warga setempat siap melayani peserta yang datang di lokasi tersebut. “Harapan kami sebagai warga setempat disini semoga kegiatan MCS dapat berjalan baik dan standby di Puskesmas Kurik minimal 1 kali dalam seminggu agar dapat memudahkan kami dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap Program JKN-KIS seperti cetak kartu, pindah fasilitas kesehatan, dan lain-lain,” ujar Edowardus.

Petugas BPJS Kesehatan yang sementara itu sedang bertugas pun melayani warga setempat dengan penuh kesabaran sehingga mendapat respon yang baik dari warga setempat untuk terus memberikan pelayanan secara adil dan menyeluruh kepada setiap peserta yang datang. “Meskipun sedikit jauh dari perkotaan untuk mengakses informasi tentang Program JKN-KIS, namun saya bersyukur masih ada pelayanan dari BPJS Kesehatan sampai di daerah Kuprik guna untuk pelayanan kepada masyarakat.

Kartu JKN-KIS sangat bermanfaat bagi kami. Alasannya adalah karena sakit bisa datang kapan saja sehingga aktifitas untuk bekerja di ladang dan sekolah anak-anak menjadi terhambat karena kita tidak akan pernah tahu ketika sakit, berapa biaya yang dikeluarkan untuk biaya pengobatan tersebut. Jadi saya bersyukur dengan adanya Program JKN-KIS semuanya menjadi tertolong disaat kita sakit dan keluarga telah merasakan manfaat dari kartu JKN-KIS,” tutupnya.