Menu

Line 1

Custom Search

Kapolda Perintahkan Usut Kasus Pengeroyokan Anggota Timsus Jhon - Barnabas

  • Ditulis oleh Super User
Penilaian: Rating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star Blank / 0
TerburukTerbaik 
Kapolda Papua Boy Rafli Amar
kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar

 

JAYAPURA,- Kasus pengroyokkan yang dilakukan oleh sejumlah tim sukses pasangan calon bupati dan wakil bupati Usman G Wanimbo-Dinus Wanimb terhadap Sekretaris Tim Sukses Paslon John Tabo-Barnabas Weya di halaman KPU Provinsi Papua, 8 Mei 2017 lalu, akan ditindak tegas oleh pihak berwajib dimana kasus tersebut kini sudah  ditangani oleh anggota penyidik Reskrim Polres Jayapura Kota.


 Hal tersebut disampaikan kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar usai coffe morning bersama awak media di Mapolda Papua, Senin (15/5) siang.
 Ia menyebutkan  terkait  kasus pengeroyokkan tersebut dirinya sudah memerintahkan Reskrim Polda Papua untuk membantu Reskrim Polres Jayapura Kota guna memproses kasus tersebut.
 Mantan Kadiv Humas ini pun berharap agar kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh beberapa oknum tersebut agar diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian sementara  itu  mengenai adanya ancaman dari masyarakat akan melakukan tindakan konflik jika pelaku tidak ditangkap, Kapolda berharap untuk tidak terjadi.
  Dirinya menegaskan bahwa pihaknya  tetap melakukan pengamanan di Tolikara baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan PSU. “Kami berharap masyarakat menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk  menagani kasus. Kita tunggu sampai pelakunya diproses,” tukasnya.
Sebelumnya, Sekertaris tim pemenangan pasangan nomor urut 3 calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tolikara, Jhon Tabo-Barnabas Weya, Rahmat Kogoya mengaku dirinya dikeroyok oleh pendukung paslon nomor urut 1, Usman Wanimbo dan Dinus Wanimbo di halaman kantor KPU Papua,  Senin (8/5) malam lalu.
Dalam kasus itu, Rahmat sempat menyelamatkan diri dari amukan pelaku dengan meminta pertolongan kepada petugas Satpol PP yang sedang berjaga di Kantor Gubernur Provinsi Papua, tepatnya dekat kantor KPU papua.
“Saya mencoba selamatkan diri dari amukan massa, lalu lari ke seberang kantor gubernur dan meminta tolong anggota satpol dan kepolisian yang sedang berjaga jaga, karena adanya rencana demo oleh kelompok tim Manis. Saya menyampaikan kepada mereka untuk mengamankan teman saya di mobil karena ada perlengkapan yakni 2 unit HP, 1 unit Scener canon, dan U proyeksi, dan lain-lain,”ungkap Rahmat.
Ia berharap, para pelaku mendapat ganjaran hukum, baik pidana umum maupun pidana pemilu, sebab dilakukan di kantor KPU Papua oleh Tim paslon Usman Wanimbo kepada Tim paslon Jhon Tabo.
“Kami minta pihak aparat keamanan harus cepat mengusut hal ini secara tuntas, kepada aktor utama dibalik tindakan pemukulan. Sebab apabila terjadi pembiaran maka akan menimbulkan polemik pada saat pelaksanaan PSU pada tanggal 18 Mei nanti yang berujung pada konflik Horizontal di kabupaten Tolikara, “harapnya. (Ridwan)

  • No comments found

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
Info for bonus Review bet365 here.