Pasific Pos.com
Papua Barat

KPU RI Melakukan Kunjungan Ke KPU Kabupaten Manokwari

Manokwari TP,- Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Ir. Arif Rahman Hakim, MS melakukan kunjungan di KPU Kabupaten Manokwari pada Pukul 12.00 siang tadi, Kamis (12/07/18). kedatangannya dikawal langsung oleh rombongan dan KPU Provinsi Papua Barat. dalam kunjungannya, bermaksud untuk memeriksa kesiapan Sekretariat yang terkait dengan penyelenggaraan pemilu 2019. dan akan melanjutkan perjalanannya dengan rombongan ke Manokwari selatan untuk melakukan pembinaan kesekretariatan.

Selain itu, kedatangannya juga untuk memastikan Sumber daya Manusia (SDM) yang tersedia, baik yang Pegawai Negeri Sipil (PNS), maupun yang non PNS. ia menambahkan bahwa dirinya juga memeriksa sarana dan prasarana terutama untuk penmungutan dan perhitungan suara dan juga akan melakukan pembinaan laporan penyusunan keuangan agar nanti dapat meningkatkan kualitas, Ungkapnya”.

Ia menambahkan jika saat ini KPU sudah bisa Warga Perempuan Bergerak (WPB) dan kedepannya juga bersemangat untuk bisa ikut pemilu. terkait dengan pertimbangan KPU RI mengenai kendala  beberapa caleg taerkait penggunaan jaringan internet yang mungkin sebagian daerah tidak dapat dijangkau, dirinya mengatakan bahwa masalah penggunaan jaringan merupakan prioritas utama KPU RI saat ini dan memastikan tahun 2019 akan meggunakan jalur khusus.

Terkait dengan yang terjadi di pemilu sebelumnya dimana akses internet tidak bisa semua digunakan. ia mengakui bahwa situs web tersebut sengaja di offkan dengan pertimbangan apabila dipaksakan maka dapat mengganggu pendapat masyarakat. “sekarang sudah aktif lagi,karena dulu pertimbangannya agar proses perhitungan yang manual itu tidak terganggu, Tutunya”.

Arif menegaskan bahwa pengerjaan terkait masalah jaringan dioastikan tidak akan menggangu proses jalannya pemilu 2019. menurutnya karena dapat memanfaatkan jaringan yang ada untuk sementara. “jika nanti ada penambahan dan segala macam kan tentu tekhnisi kita sudah bisa memperhitungkan itu, terangnya”.

Selain itu, ia juga menepis pertanyaan yang ditujukan kepadanya terkait informasi PKPU RI yang melarang caleg yang terlibat korupsi, Narkoba dan sebagainya yang masih belum maendapatkan tanggapan dari Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) bahwa itu sudah ada.”Itu sudah ada, silahkan cek di cd KPU, itu sudah dimasukkan diberita Negara, Tegasnya”. (CR-45)