Pasific Pos.com
Papua Tengah

KPU Nabire Selesaikan Verifikasi Faktual

NABIRE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nabire telah menyelesaikan verifikasi faktual terhadap 12 Partai Politik (Parpol) calon peserta Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Hari terakhir, Kamis (1/2), KPU Nabire memverifikasi terhadap empat (4) Parpol.

Ketua KPU Kabupaten Nabire, Nelius Agapa mengatakan verifikasi hari terakhir, komisioner KPU mendatangi Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai. Verifikasi dimulai dengan mendatangi Sekretariat Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dilanjutkan ke DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), DPC Partai Bulan Bintang (PBB) dan DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Sementara di Kabupaten Dogiyai, KPU telah menyelesaikan verifikasi faktual terhadap 12 Parpol pada Rabu (31/1) lalu. Selama pelaksanaan verifikasi, Ketua KPU Kabupaten Dogiyai, Moses Magay saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (1/2) malam mengatakan terlaksana dengan baik dan aman.

Moses Magay mengatakan, Komisioner KPU Dogiyai sudah menyelesaikan verifikasi faktual terhadap 12 Parpol selama dua hari, sejak tanggal 30 dan 31 Januari. Selama pelaksanaan, tidak ada kendala.

Di Kabupaten Nabire, Ketua KPU, Nelius Agapa mengatakan komisioner KPU ke Sekretariat DPC masing-masing partai untuk melihat Sekretariat DPC, kepengurusan dan keanggotaan dari masing-masing partai.

Agapa menambahkan, KPU memberikan kesempatan kepada Parpol yang masih kurang untuk melengkapi dan melakukan perbaikan. Parpol diberikan kesempatan untuk melengkapi kekurangannya antara 3 sampai 5 Februari 2018.

Sebelumnya, Komisioner KPU Nabire, Agus Salim di ruang kerjanya, Rabu (31/1) usai melaksanakan verifikasi terhadap 4 partai, KPU Nabire melakukan verifikasi faktual kepada 4 Parpol tiap hari. Pada hari pertama (30/1), KPU melaksanakan verifikasi terhadap 4 Parpol di Kabupaten Nabire.

Menurut Agus Salim, selain melihat Sekretariat dari masing-masing DPC Parpol calon peserta Pileg 2019 mendatang, KPU juga memverifikasi terhadap kepengurusan dan keanggotaan Parpol. Disamping itu, KPU juga melihat keterwakilan perempuan 30 persen di dalam kepengurusan Parpol. (ans)