Pasific Pos.com
Papua Tengah

KPU Nabire Mulai Geser Logistik Pilkada

NABIRE – Memasuki masa tenang dan tersisa 3 hari lagi, penyelenggara Pilgub Papua 2018, KPU dan Panwas Nabire terus aktif untuk mensukseskan pelaksanaan Pilgub.

Salah satu aktivitas yang dilaksanakan yakni pergeseran logistik Pilkada ke 15 Distrik yang tersebar di kabupaten Nabire, yang sudah dimulai hari ini 24 Juni 2018.

Kepada Nabire.Net melalui pesan singkatnya, Ketua KPU Nabire, Nelius Agapa menuturkan, logistik Pilgub Papua sudah siap 100% termasuk formulir C6 yang sudah tiba di Nabire Minggu pagi.

“Formulir C6 berjumlah 29 Coli sudah tiba di Bandara Nabire menggunakan pesawat Wings Air, Minggu pagi 24 Juni 2018”, beber Nelius.

Nelius menjelaskan, distribusi logistik sendiri sudah dimulai hari ini dari kota Nabire menuju 5 Distrik masing-masing Distrik Moora, Napan, Teluk Umar, Wapoga dan Makimi. Sementara 10 Distrik lain akan digeser senin pagi (25/06).
Untuk mensukseskan distribusi logistik ini, Ketua KPU memerintahkan kepada seluruh anggota PPS dan KPPS di 15 Distrik di Nabire untuk segera kembali ke wilayah masing-masing, karena logistik sudah mulai bergeser, terutama anggota PPS dan KPPS yang berada di Distrik Dipa dan Menou yang butuh waktu 2-3 hari ditempuh.

“PPD, PPS dan KPPS diangkat dengan SK KPU dan bersumpah saat dilantik untuk mendukung kerja KPU guna menyukseskan Pilgub Papua 2018 di wilayah kerja masing-masing,” kata Nelius.

Memasuki Masa Tenang, Dihimbau Alat Peraga Kampanye Diturunkan

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 4 Tahun 2017, pasal 30 penyebutkan bahwa perawatan, pemeliharaan dan pembersihan atau penurunan Alat Peralatan Kampanye yang telah diserahkan kepada Tim Kampanye Pasangan Calon menjadi tanggung jawab pasangan calon.

Hal itu ditegaskan Ketua KPU Nabire, Nelius Agapa ST, terkait persiapan menghadapi Pilgub Papua 2018 di Nabire, 27 Juni 2018 nanti.

Kepada Nabire.Net melalui pesan singkatnya, Nelius menjelaskan, sehubungan dengan akan berakhirnya masa kampanye pasangan calon, KPU Nabire menghimbau agar tim kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua agar segera menurunkan alat peraga kampanye yang terpasang, paling lambah H-3 jelang hari pencoblosan.

Dikatakan Nelius, seharusnya mulai hari ini, Minggu 24 Juni 2018, sudah tidak ada lagi alat peraga kampanye paslon yang dipajang, karena hari ini sudah memasuki masa tenang.
Masa tenang sendiri akan berlangsung tiga hari sebelum hari H pemungutan suara, yakni terhitung sejak tanggal 24-26 Juni 2018. (ist)