Pasific Pos.com
Sosial & Politik

KPU Mamteng Mulai Lipat Surat Suara

WAMENA – Belasan ribu surat suara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua mulai dilipat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mamberamo Tengah (Mamteng).

KPU Mamteng melibatkan belasan tenaga dari masyarakat. Sedangkan untuk surat suara Pilkada Bupati – Wakil Bupati Mamteng hari Senin (11/6/2018) baru saja tiba di Wamena.

Ketua KPUD Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) Steven Payogwa didampingi Sekertaris KPUD Happy Wangloan kepada wartawan menjelaskan, saat ini untuk logistik berupa surat suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 – 2023 khusus Kabupaten Mamteng, sementara sedang dalam proses pelipatan.

“logistik surat suara Pilkada Bupati – Wakil Bupati Mamteng belum kami buka,” ujar Stefen kepada wartawan di Aula Ukumearek Asso, Kota Wamena, Jayawijaya. Usai talk show terakhir Pasangan bupati dan Wakil Bupati Mamberamo Tengah R Ham Pagawak – Yonas Kenelak.

Sementara itu untuk pendropingannya, dikatakannya akan dilakukan dari Wamena. “Berhubung kantor kami sudah terbakar. Makanya kami akan berkantor di Wamena. Pendropingan logistik kami rasa lebih bagus lewat Wamena. Dengan alasan transportasi, Karena ada satu distrik yakni Megambilis harus melalui udara,”terangnya.

Sementara itu untuk Distrik Kelila, Ilugwa, Eragayam dan Kobakma bisa dilalui dengan jalan darat, untuk pendropingan logistik.

Lanjutnya menyangkut jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) baru saja ditetapkan untuk Kabupaten Mamteng sebanyak 33.000 DPT. Sehingga kertas suara yang disiapkan juga sesuai. “Tahapan ini kami optimis tetap dilakukan,”katanya dengan nada meyakinkan.

Masih menurut Stefen, sekalipun masih ada gesekan di Kota Kobakma. Disamping itu juga masih ada beberapa daerah yang merasa masih dirugikan, sehingga sampai saat ini masih ada yang mendatangkan massa.

“Ada pihak – pihak tertentu yang menginformasikan ada pasangan lain yang sudah lolos. Kata mereka KPU RI sudah meloloskan mereka sebagai peserta Pilkada 2018. Tetapi disini kami sebagai penyelenggara sendiri belum tau informasi tersebut. Kami tau kalau putusan sampai di Mahkamah Agung (MA) berarti sudah final,”tegasnya.

Untuk itu, dirinya berharap agar masyarakat lebih jeli. Dalam hal ini untuk tidak terprovokasi dengan kepentingan satu dua orang. Sehingga masyarakat justru yang menjadi korban.

“Itu harapan kami dan tetap akan kami lakukan dan kami akan menyukseskan Pilkada Mamberamo Tengah yakni Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur. Serta Pilkada Bupati dan Wakil Bupati kami akan sukseskan itu. Itu komitmen kami. Karena ini agenda nasional, tetap akan kami lakukan. Sekalipun sempat muncul selentingan info bahwa akan diboikot,”tukasnya.

Namun, KPUD Mamteng berjanji tetap akan sukseskan di back up TNI /Polri bersama masyarakat untuk tetap menyukseskan pilkada serentak 2018 di Papua.