Pasific Pos.com
Headline Sosial & Politik

Kotak Suara Ditahan Warga, Anggota Brimob Terkena Panah

Ilustrasi Kotak suara KPU. ANTARA News/Ridwan Triatmodjo

Burmeso – Penyerangan terhadap anggota Brimob Polda Papua terjadi saat
Pilkada Serentak di kabupaten Mamberamo Raya, ( 9/12 /2020).

Anggota Brimob diserang di kampung Anggreso, distrik Mamberamo Tengah, kabupaten Mamberamo Raya.

Seorang anggota Brimob atas nama Brigpol Sudes Yanto mengalami luka panah di lengan kanan dan langsung dievakuasi ke RSUD Kawera, Mamberamo Raya untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

Dari informasi yang diterima, kejadian berawal ketika Danki Brimob, AKP Yery menerima laporan bahwa di TPS 1 Kampung Anggreso, jika kotak suara ditahan masyarakat.

Kemudian, Danki Brimob bersama dengan 4 personel menuju ke Kampung Anggreso. Setiba di TKP, Danki Brimob sempat menanyakan kepada salah seorang pelaku yang dalam keadaan dipengaruhi miras terkait alasan penahanan kotak suara itu.

Mereka mengatakan jika mau mengambil kotak suara itu, harus membayar sesuai dengan yang dijanjikan oleh salah satu Paslon.

Di saat negosiasj itu, tiba-tiba Anggota Brimob diserang dengan anak panah. Mereka sekitar 20 orang lebih menggunakan panah, tombak dan parang. Akibatnya, salah seorang anggota Brimob terkena panah di lengan tangan kanannya. Kemudian, anggota Brimob balik kanan.

Hingga berita diturunkan, kotak suara masih ditahan oleh puluhan warga Kampung Anggreso.

Bupati Mamberamo Raya, Dorinus Dasinapa, AKs, SSos sempat menjenguk korban di RSUD Kawera untuk memberikan dukungan moril. Tidak lama, Sekda Mamberamo Raya, Suwita, SSos, MEc.Dev juga menjenguk korban di RSUD Kawera.