Menu

Line 1

Cara Pemerintah Kota Jayapura Menyatakan NKRI Melalui "Salam"

  • Ditulis oleh Super User
Penilaian: Rating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star Blank / 0
TerburukTerbaik 
Sekda R.D Siahaya
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, R.D. Siahaya

 

JAYAPURA, - Kalimat Salam merupakan komponen penting dalam kehidupan ummat beragama karena melalui salam sesama manusia bisa berkomunikasi dan bersosialisasi secara aktif dengan lingkungan sekitar.

Terkait itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, R.D. Siahaya mengatakan, dalam kehidupan sehari-hari, salam biasanya di ucapkan saat memulai atau mengawali pembicaraan baik itu saat bertamu, berpidato, telepon dan sebagainya.


"Ada atau tidaknya yang menganut agama saat memberikan salam sebaiknya disampaikan saja karena itu cara kami di Kota Jayapura menyatakan NKRI sebagai wujud penghormatan sesama ummat beragama," kata Siahaya saat menerima kunjungan Pejabat Kemenko Polhukam Republik Indonesia di Kantor Wali Kota Jayapura, Papua, Rabu (17/5).

Dicontohkan, dalam islam yang biasa diucapkan adalah Asslamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh (Islam), yang artinya Semoga keselamatan tercurah bagimu dan rahmat Allah dan barakah-Nya.

Sementara dalam ajaran Hindu, yang biasanya digunakan dalam memulai atau menyelenggarakan suatu kegiatan biasanya di awali dengan ucapan Om Swastyastu atau Om Santi, Santi, Santi, Om, yang artinya semoga Damai.

Lain halnya dengan Kristen, yang mengawali suatu pertemuan atau perpisahan maupun dalam suatu kegiatan selalu mengawali dengan ucapan, Shalom, yang artinya Keselamatan, dan bagi ummat Budha, selalu mengawali dengan Namo Buddhaya, artinya Terpujilah Semua Budha.

"Menebarkan salam memiliki kekuatan tersendiri sebagai salah satu amalam yang diajurkan bagi setiap ummat beragama," kata Siahaya.

Mendengar hal tersebut, secara spontan membuat Pejabat Kemenko Polhukam RI merasa takjub seraya berkata, sudah sepantasnya kalimat salam dicapkan saat mengawali kegiatan.

"Kami dapat pembelajaran lagi dari Pemerintah Kota Jayapura. Kata salam memberikan makna dan semangat bahkan bisa melemahkan. Ada atau tidak penganutnya, wajib diucapkan karena itu menujukkan NKRI," kata Staf Kemenko Polhukam RI, Rudi Syamsir. (Ramah)

  • No comments found

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
Info for bonus Review bet365 here.