Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Korban Perang Suku di Yahukimo Tiba Di Jayapura

Jayapura, Tiga korban perang suku di kabupaten Yahukimo tiba di Rumah Sakit Bhayangkara.

Ketiga korban yang dievakuasi ini atas nama Kornelis Mirin, Lazarus Dama, Ayus Websa. Selasa (26/6) tiba di RS Bhayangkara tampak ketiganya langsung ditangani oleh dokter Kharisma PM yang bertugas di Unit Gawat Darurat.

Dari pantauan di rumah sakit tampak Kornelis Mirin mengalami luka robek pada bahu sebelah kiri, luka robek kepala bagian belakang, luka robek diatas pergelangan tangan kiri dan jari telunjuk tangan kiri putus akibat sabetan senjata tajam. Lazarus Dama mengalami luka panah pada paha kanan dan luka panah pada pantat bagian kanan. Sementara Ayus Websa mengalami luka panah pada perut samping kanan tembus ke kiri, luka panah betis sebelah kiri dan luka robek pada kening akibat sabetan senjata tajam.

Sementara itu satu korban atas nama Domialak dibawa menuju RSUD Dok II Jayapura, dikarenakan dari kelompok atau suku yang berlawanan.

Perang suku antar suku Mek dan suku Ngalik dilatar belakangi oleh permasalahan pemerkosaan.

Senin (25/6) sekitar pukul 14.30 WIT, masyarakat dari suku Werima hendak membawa korban pemerkosaan ke polres Yahukimo untuk melaporkan permsalahan pemerkosaan tersebut. Namun sesampainya di jalur 1 – pertigaan jalan ke pasar baru distrik Dekai mereka dihadang massa dari suku Mek yang telah siap dengan senjata tajam dan alat panah kemudian terjadi keributan yang mengakibatkan Jonas Husage meninggal dunia.

Tak lama berselang massa suku Ngalik dari distrik Werima mendatangi perkampungan suku Mek di pasar baru kompleks dan langsung menyerang serta membakar rumah masyarakat suku Mek.

Anggota Polres Yahukimo dan anggota Posramil Yahukimo dipimpin Kapolres Yahukimo AKBP Angling Guntoro tiba di lokasi dan langsung membubarkan massa dengan membuang tembakan ke udara. Masa pun membubarkan diri.

Menjelang malam, mantan bupati Yahukimo Ones Pahabol dan sekelompok masyarakat tampak berkonvoi sambil menyerukan damai. Rombongan Ones Pahabol pun mengunjungi UGD RSUD Dekai melihat korban luka yang sedang dalam penanganan medis.

Akibat perang suku ini ada empat korban meninggal. Keempat korban atas nama, Jonas Husage, Dasup Wimis, Yeskiel Bomse, dan seorang pelajar atas bana Epnis Busup.