Pasific Pos.com
Olahraga

KONI Papua Terkendala Anggaran TC PON

JAYAPURA,- Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, Kenius Kogoya mengaku, kendala anggaran menjadi permasalahan utama untuk melakukan training center (TC) atau pemusatan latihan.

Sebab, saat ini KONI Papua baru melakukan tes kesehatan atlet untuk semua cabang olahraga (cabor).

Menurut Kenius, anggaran yang terbatas sulit bagi KONI Papua melakukan pencanangan pemusatan latihan. “kita sudah usulkan kepada Pemerintah Provinsi, diharapkan anggaran KONI bisa masuk dalam A-PBD Perubahan,” ujar Kenius kepada wartawan di Jayapura belum lama ini.

Ia melanjutkan, waktu sudah sangat mepet untuk mempersiapkan atlet kita menuju PON XX Papua, dan menyiapkan atlet tidak semuda membalik telapak tangan.

“kita harapkan dalam waktu dekat atlet Papua semua sudah masuk pemusatan latihan, sehingga kamu harapkan dukungan dari pemerintah daerah,” harapnya.

Kenius menambahkan, KONI Papua sudah menyiapkan kerangka atlet PON, Namun belum bisa melakukan latihan karena terkendala biaya.

“KONI Papua sudah siap untuk mensukseskan PON, kami harap pemerintah bisa membantu dalam hal anggaran, sehingga atlet yang sudah siap bisa masuk dalam tahap pemusatan latihan,” tukasnya.

Ditanya berapa besar kebutuhan anggaran yang dibutuhkan, Kenius mengaku, kebutuhan biaya untuk pemusatan latihan sudah diajukan ke pemerintah, jadi kapan waktunya diberikan, kita akan terima dan gunakan untuk pemusatan latihan.

Lanjutnya, ideal anggaran untuk pemusatan latihan atlet pasti sangat besar. “kalau kebutuhan tahun 2018 bisa mencapai Rp 100 miliar sudah termasuk untuk try out ke luar daerah,” tandasnya.