Pasific Pos.com
Kota Jayapura

KONI Papua Berduka Daud Ngabalin Wafat

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kembali berduka, setelah salah satu putra terbaiknya, Drs. Daud Ngabalin,M.Si meninggal dunia, Kamis (14/1/2021) di RS Pertamina Jakarta karena sakit.

Kepergiannya mendapat perhatian dari berbagai pihak atas jasanya menopang prestasi olahraga di Papua. Dia juga pernah membela Tanah Papua sebagai atlet karate di ajang PON.

Karier almarhum di Pemerintah Provinsi Papua antara lain menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Papua dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua (Kadisorda).

Semasa menjabat Kadisorda, Ngabalin berkontrbusi mendorong sejumlah venue atau fasilitas untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang dijadwalkan digelar Oktober 2021 mendatang.

Daud hingga kini aktif sebagai Wakil Sekretaris KONI Papua dan menjabat Sekretaris di Pusat Pelatihan Provinsi (Puslatprov).

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya,SP.M.Si atas nama Ketua Umum KONI Papua, Lukas Enembe,SIP.MH bersama seluruh jajaran pengurus beserta atlet pelatih Papua menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum.

Sekum KONI mengaku sangat kehilangan rekan kerjanya itu. Pasalnya, selama ini keduanya bersama jajaran KONI Papua solid menopang persiapan atlet-atlet Papua untuk siap tampil di PON XX.

“KONI Papua menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas kepergian sahabat kami itu. Kami mendoakan beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,”kata Kenius Kogoya.

Sementara itu, kepergian Daud Ngabalin mendapat atensi dari Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman yang menyampaikan langsung ucapan duka.

Ketua Umum KONI Pusat berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan tabah dan ikhlas.

“Semasa hidupnya, Daud menjadi pengurus KONI Papua. Ia adalah Wakil Sekretaris KONI Papua. Selain itu, almarhum juga dekat dengan olahraga prestasi karate,”ujar Marciano.

Artikel Terkait

IDM Institute Beri Gelar Lukas Enembe Sebagai Bapak Pembangunan Olahraga Papua

Bams

Target Emas, POSSI Papua Seleksi Atlet Nomor Laut

Bams

Papua Gugat PORDIRGA Terbang Layang ke BAORI

Bams

Kontingen PON XX Papua Terbentuk

Bams

KONI Papua ButuhTambahan Anggaran Rp 500 Miliar

Bams

Dukung Persipura, KONI Ajak Manajemen “Mutiara Hitam” Duduk Bersama

Afrans

KONI Papua Evaluasi Hasil Seleknas dan Kejurnas

Afrans

34 KONI Provinsi Ikut Bimtek Sistem Aplikasi PON

Bams

Koni Papua Pastikan Atletnya Bebas Covid-19

Bams