Pasific Pos.com
Papua Barat

Kondjol Berharap Komisi A Adakan Fit and Proper Test

Manokwari, TP – Ketua DPR Papua Barat, Pieters Kondjol mengaku sudah menerima surat dari panitia seleksi (pansel) calon Komisioner Komisi Informasi Provinsi (KIP) Papua Barat dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Papua Barat.

“Pansel KIP Papua Barat dan KPID Provinsi Papua Barat sudah mengirimkan surat ke kami dan saya langsung disposisikan beberapa kali ke Komisi A DPR Papua Barat terkait bidang tugas tersebut,” kata Kondjol kepada Tabura Pos di Kantor DPR Papua Barat, belum lama ini.

Oleh sebab itu, ia berharap dalam waktu tidak begitu lama, Komisi A segera melakukan fit and proper test terhadap calon komisioner KIP Papua Barat dan KIPD Provinsi Papua Barat.

Dirinya mengklaim, dalam waktu tidak terlalu lama, pihaknya akan segera melakukan rapat untuk menindaklanjuti fit and proper test calon komisioner KIP Papua Barat dan KPID.

Sebab, ia mengungkapkan, ada salah satu tokoh di Papua Barat yang menyatakan statement untuk menggugat DPR Papua Barat, karena terkesan DPR Papua Barat mengabaikan persoalan KIP dan KPID.

“Sesungguhnya kita tidak mengabaikan persoalan KIP Papua Barat maupun KPID Provinsi Papua Barat. Ini karena berbagai kesibukan, tetapi kita tahun 2018 ini akan berupaya menyelesaikan agenda tersebut,” tukasnya.

Disinggung jika tahun ini sudah masuk dalam tahun politik menjelang pemilu 2019, sehingga aspirasi pembentukan KIP dan KPID akan terabaikan, Kondjol menegaskan, meski tahun ini adalah tahun politik, tetapi jadwal kedewanan tetap berjalan seperti biasa.

“Mungkin kami anggota DPR yang berpartai saja, tapi teman-teman yang dari jalur pengangkatan akan berjalan. Tapi saya saya pikir tidak ada masalah, kita akan bagi waktu dan tugas kedewanan akan dijalankan,” tukasnya.

Menurut Ketua DPR Papua Barat, dirinya sudah 2 atau 3 kali mengadakan rapat dengan Komisi A dan meminta fit and proper test KIP dan KPID segera dipercepat dan mudah-mudahan aktivitas kedewanan normal setelah pembagian DPA.

Ia menerangkan, jika DPA sudah dibagikan, pihaknya akan segera menyelesaikan agenda itu. “Ya, mungkin kedua agenda ini kita akan berupaya selesaikan dari sekian agenda DPR Papua Barat, termasuk beberapa regulasi yang ada di DPR Papua Barat,” tukas Kondjol. [FSM-R1]