Pasific Pos.com
Lintas Daerah Papua Selatan

Kompak Dorong Pembangunan Kampung, Optimalkan Pemberdayaan Masyarakat

2607211
Pemberdayaan melalui sektor pertanian (foto:ist)

MERAUKE,ARAFURA,-Sebagai upaya untuk mendorong pembangunan kampung, semua pihak di Kampung Sanggase, Distrik Okaba, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat dari berbagai sektor. Sebagaimana kita ketahui, pemberdayaan masyarakat merupakan kegiatan yang esensial dan sangat penting karena dapat membuat masyarakat menjadi lebih mandiri dan mampu membangun kualitas agar dapat memajukan diri ke arah kehidupan yang lebih baik. Kampung Sanggase melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui beberapa sektor, di antaranya melalui sektor pertanian, program batu bata, sektor perikanan, serta pemberdayaan menjadi tukang bangunan.

Pdt.Hendrik Rooroh, M.Th dari GPI Papua yang ditugaskan di Okaba merupakan peserta kegiatan bekal pemimpin 2021 yang dilakukan secara daring beberapa waktu lalu oleh United In Diversity (UID) Jakarta. Pdt.Hendrik terpilih menjadi salah satu peserta (dari total 60 peserta) yakni para pemuda di seluruh Indonesia untuk pengembangan sumber daya alam dan manusia. Tugas akhir mereka adalah pemberdayaan stake holder di kampung dan Pdt.Hendrik memilih Kampung Sanggase untuk menjadi tugas akhir (prototype) dari kegiatan bekal pemimpin tersebut.

Pdt. Hendrik berharap Kampung Sanggase dapat dijadikan kampung percontohan pengembangan potensi dan sumber daya manusia. Selain pengoptimalan pemberdayaan masyarakat, pemerintah kampung, tokoh adat, dan tokoh masyarakat juga berinisiatif memasang internet. Hal ini disampaikan dalam pertemuan langsung yang dihadiri oleh Yohanes Kilay selaku Kepala Kampung Sanggase, Sekretaris Kampung Sanggase, Rudi Jonas Metekohy serta Kristianus Mbayul Nasemhe selaku Ketua Adat Umum Malind IMO.

Yohanes mengemukakan, internet sangat penting dan menjadi kebutuhan dasar di kampung. Oleh sebab itu pihaknya mulai berpikir bagaimana agar warga bisa mendapat akses yang lebih mudah dan pemasangan jaringan internet bisa terealisasi. Hal senada diungkapkan Rudi Jonas Metekohy, bahwa pemasangan internet merupakan hasil diskusi bersama masyarakat. Jadi inisiatif ini merupakan buah pikiran dari masyarakat yang dijawab demi kebutuhan bersama, khususnya di kampung lokal, Kampung Sanggase. Harapannya pemasangan internet ini dapat mendukung pemberdayaan masyarakat sehingga lebih optimal dan menjadi akses pendukung bagi masyarakat agar dapat menerima lebih banyak informasi bermanfaat.**