Kolaborasi Apik Tiga Pilar, Libatkan Penyandang Disabilitas Di Momen Karnaval HUT RI
MERAUKE– Karnaval dalam rangka HUT RI ke-81 kembali digelar dan melibatkan berbagai unsur untuk memeriahkannya. Di antaranya kalangan pendidikan, etnis, instansi, organisasi, TNI, POLRI dan lain sebagainya. Namun pada karnaval tahun 2026 ini ada warna lain, yaitu keikutsertaan keluarga besar penyandang disabilitas di bawah naungan SLB Anim Ha, NPCI Papua Selatan dan Yayasan Bakti Luhur.
“Kami hadir memeriahkan karnaval dengan tekad yang besar. Kami juga bisa dan siap berpartisipasi dalam pembangunan walaupun dengan segala keterbatasan. Mohon doa dan dukungan buat kami,” terang Peltu Deni Zulkarnaen selaku kordinator kontingen penyandang disabilitas kepada Pasific Pos, Sabtu (8/8).
Pria yang juga menjabat Kabid Binpres NPCI Papua Selatan dan orang tua asuh penyandang disabilitas Papua Selatan ini merasa bangga atas keterlibatan anak-anak asuhnya dan berharap mereka selalu bersemangat dalam memeriahkan momentum-momentum penting di daerah ini.
“Kontingen kita kurang lebih 100 orang plus pendamping. Terkait busana yang dikenakan kita mengikuti ketentuan yang ada, jadi bervariasi. Ada baju adat, olahraga dan turut ditampilkan pula prestasi anak-anak binaan kita, ” terang Deni. Ia mengungkapkan, keterlibatan penyandang disabilitas melalui kolaborasi apik seperti ini baru pertama kali dilakukan.
Oleh sebab itu kolaborasi dari tiga pilar ini diharapkan dapat terus dipertahankan bahkan berlanjut di tahun-tahun mendatang. Menurutnya, momentum ini menjadi awal kebangkitan dan bukti bahwa penyandang disabilitas juga bisa berpartisipasi dalam program pembangunan di Provinsi Papua Selatan tercinta.(iis)
