Pasific Pos.com
Papua Barat

Kini Telah Hadir Organisasi Ojek Bintang Nusantara di Manokwari

Manokwari, TP – Kini, telah hadir lagi organisasi pejasa roda dua (ojek) di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Nama organisasi ojek, yakni Bintang Nusantara (Binus) yang diketuai Anton Warabay beralamat di Jl. Yos Sudarso, Latando, Wirsi, Manokwari.

Anton Warabay menjelaskan, kehadiran Binus merupakan jawaban terhadap masyarakat yang kebanyakan memakai jasa roda dua (ojek) dan menginginkan anggota ojek tertata rapi serta taat berlalu lintas.

“Bintang Nusantara ini mempunyai arti bahwa mulai pemimpinnya, pengurusnya, serta semua anggotanya terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan ini terikat dengan persatuan yang solid, susah senang tetap bersama dan saling menghargai satu sama yang lain antara pendatang maupun tuan rumah,” tandas Warabay kepada Tabura Pos di Sekretariat Binus, Jumat (2/3).

Diungkapkannya, kehadiran Binus sekaligus menepis isu yang beredar di masyarakat jika ada dua kepemimpinan di Kabupaten Manokwari. “Jadi, sekarang bukan 2 kubu lagi, tetapi masing-masing berdiri sendiri. Binus dengan aturan sendiri, Perprama dengan aturan sendiri,” tukasnya sembari menunjukkan akta notarisnya.

Ditegaskan Warabay, Binus sudah mengantongi surat-surat yang lengkap dari pemerintah dan berkeinginan melebarkan sayap ke kabupaten atau provinsi lain.

Sementara itu, pendiri ojek di Kabupaten Manokwari, Elly Krey menjelaskan, dirinya merasa bangga, karena ojek ini sekarang sudah semakin tertib dan manajemennya tertata secara baik.

Diungkapkannya, siapa saja bisa memimpin organisasi ini, tetapi yang terpenting, setiap orang harus memberikan pelayanan terbaik terhadap penumpang. dirinya pun mengajak pengurus dan anggota ojek, baik Binus atau Perprama bersama-sama memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Jika ojek ini sudah semakin lebih baik, saya berharap dan mengimbau supaya jangan ada lagi yang mencoba mau merusak nama ojek di Manokwari. Sebab, 1 orang berbuat, maka semua orang kena imbasnya. Apa yang baik diikutilah, apa yang tidak baik ditinggalkan. Saya merasa Manokwari ini sudah semakin lebih baik sekarang, karena masyarakatnya juga baik,” klaim Krey.

Dirinya juga mengimbau para penumpang ojek mengikuti saran si tukang ojek. Apabila disuruh memakai helm, maka pakailah helm, jangan hanya dipegang. “Itu bukan untuk keselamatan orang lain, itu untuk keselamatan diri sendiri. Para orang tua yang mempunyai anak kecil yang sekolah di SD atau TK, diharapkan antar jemput anaknya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tukasnya.

Lanjut dia, jika ingin dititipkan kepada ojek untuk melakukan antar dan jemput, sebaiknya orang tua meminta identitas berupa SIM atau KTP dari tukang ojek yang bersangkutan, mencatat nomor helm ojeknya, termasuk plat nomor polisinya. [CR37-R1]