Pasific Pos.com
Papua Selatan

Kepedulian Psikolog Di Papua, Beri Konsultasi Gratis

Psikolog Papua
Adriana Mailoa, salah satu psikolog asal Merauke (Foto:ist)

MERAUKE,ARAFURA,-Wabah Corona yang semakin meluas saat ini mendorong berbagai kalangan untuk menunjukkan kepedulian kepada masyarakat khususnya bagi orang yang terpapar virus berbahaya ini. Salah satu pihak yang turut menunjukkan kepedulian adalah kalangan psikolog yang tergabung dalam wadah Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Papua.

HIMPSI PAPUA siap membantu jika ada warga yang merasa cemas terhadap penyebaran atau berbagai pemberitaan mengenai Covid-19 dan membutuhkan bantuan profesional untuk mengatasinya.

Untuk itu masyarakat dapat menghubungi salah satu nomor di bawah ini pada waktu yang sesuai. Layanan ini dimulai sejak 27 Maret – 17 April 2020 dan konsultasi dilakukan melalui chat WA. Berikut adalah nama-nama psikolog yang akan membantu:Yosefina M Watofa ( 081233282913) Retno Handasah (081232750304), Adriana Mailoa ( 085244623239. Untuk ketiga psikolog ini dapat dihubungi pada pukul mulai pukul 09.00 – 12.00 WIT.

Khusus pada pukul 13.00-16.00 WIT dapat menghubungi Rika V Rahmat ( 085255106039), Merlin Titahena ( 08112271609) dan Debora Kereh (085212296564). Kemudian pada pukul 16.00-18.00 WIT dapat menghubungi Alvia Pradipta Putri (081232733389), Devita Marthin ( 081328198511), Rosa Marpaung (0813821620220, Saidul Hudri (082248556010), Fransisca Anindya (081392992989), Agnes Aan (081321640484) dan Niken Ditasari (082144447342). Adriana Mailoa, S.Psi, M.Psi, salah satu psikolog asal Merauke kepada ARAFURA News mengemukakan bahwa konsultasi tidak dipungut biaya alias gratis.

Pendampingan psikologis diperlukan korban covid 19 untuk mengembalikan kondisi mereka di masa perawatan hingga pemulihan dan juga bagi orang yang masih dalam status pemantauan ataupun pengawasan. Pasalnya yang mereka rasakan adalah tertekan,stres dan cemas.

“Kami dari Himpunan Psikologi Indonesia Wilayah Papua melayani konsultasi psikologi yang diberikan langsung oleh psikolog-psikolog profesional via chat WA. Harapan kami para penderita atau yang masih tahap ODP bahkan masyarakan luas agar memiliki pikiran yang positif, tenang, optimis dengan tetap meningkatkan kewaspadaan,”pungkasnya.

Artikel Terkait

14 Kabupaten/Kota di Papua Sudah Terdampak Covid-19

Bams

8 Pasien Covid Dinyatakan Sembuh Dan Kembali Ke Keluarga

Fani

20 Pasien Sembuh, Tapi ada Tambahan 21 Kasus Positif

Bams

Wagub Lepas Relawan Covid-19 Papua

Bams

Wagub : Papua Belum Terapkan Kebijakan “New Normal”

Bams

Pemkot Jayapura Dukung Pelaksanaan New Normal

Fani

Penambahan 4 Kasus Covid-19 di Mimika, Total Keseluruhan 205 Kasus Terkonfirmasi

Fani

Bupati Waropen Keluarkan Intruksi Pembatasan Aktivitas Warga

Afrans

Bapemperda Tidak Punya Kewenangan Menolak Pembentukan Raperdasi

Tiara