Pasific Pos.com
Papua Barat

Kepala Biro Pemerintahan dan ZSA ‘Dititipkan’ di Lapas Manokwari

Manokwari, TP – Penyidik Tipikor Polres Manokwari melimpahkan berkas perkara dan tersangka dugaan korupsi pengadaan tanah sirkuit motor prix di Jalur 13, Kampung Bowi Subur, Distrik Masni, Manokwari, Rabu (10/1/10) pukul 13.00 WIT.

Menurut Kasat Reskrim Polres Manokwari, AKP Indro Rizkiadi mengatakan, penyerahan tahap 2 kasus ini, dirinya didampingi beberapa penyidik.

“Kami menyerahkan kedua tersangka ES dan ZSA bersama barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp. 950 juta serta dokumen lain,” kata Kasat Reskrim yang dikonfirmasi Tabura Pos via ponselnya, semalam.

Lanjut dia, dugaan korupsi pengadaan lahan sirkuit motor prix seluas 8 hektar di Biro Pemerintahan Setda Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2016 yang merugikan negara sekitar Rp. 2,950 miliar.

“Jadi, kita sudah tahap 2. Penanganan selanjutnya, kita serahkan ke JPU Kejari Manokwari,” kata Kasat Reskrim.

Secara terpisah, Kasie Pidsus Kejari Manokwari, Muslim, SH membenarkan penyerahan tahap 2 kasus dugaan korupsi oleh penyidik Polres Manokwari.

Ditambahkannya, kedua tersangka, yakni ES (Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Papua Barat) dan ZSA (oknum pegawai Pemkab Manokwari) ini sudah dititipkan di Lapas Kelas II B Manokwari selama 20 hari ke depan.

“Barang buktinya juga kami terima berupa dokumen dan uang tunai, sehingga tinggal menunggu proses persidangan,” jawab Muslim.

Untuk barang bukti uang tunai, Muslim mengatakan, untuk sementara akan dititipkan di penitipan khusus barang bukti. “Tinggal kita limpahkan ke pengadilan dan menunggu hasil sidang,” tandas Muslim. [BOM-R1]