Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

Kenalkan Produk Kerajinan Tangan, DAS Oktim Sub Kaureh Ikuti Pameran Budaya

SENTANI – Dewan Adat Suku (DAS) Oktim tampil di ajang Pameran Budaya dan Pementasan Seni 2019, yang digelar di Taman Anggrek Kompleks Perkantoran Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura. Acara yang telah dibuka secara resmi oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, pada Selasa (22/10) lalu, itu berlangsung selama empat (4) hari hingga Jumat (25/10) malam.

Event tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung (DPMPK) dalam rangka memperingati HUT Kebangkitan Masyarakat Adat (KMA) ke-VI Tahun 2019 ini menjadi media bagi sembilan (9) Dewan Adat Suku (DAS) dan sub-sub suku di Kabupaten Jayapura untuk menampilkan benda-benda yang memiliki ornamen kekhasan suku dan kerajinan tangan, serta pementasan seni tari.

Ajang pameran budaya tersebut diisi oleh pihak sembilan (9) Dewan Adat Suku (DAS) Sub-sub suku dan sejumlah Organisasi Perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Jayapura, yang menampilkan berbagai produk hasil usahanya.

Stand Dewan Adat Suku (DAS) Oktim tak mau ketinggalan dan ikut menampilkan berbagai produk unggulan berupa kerajinan tangan para pengrajin dari masyarakat adat setempat serta benda-benda yang memiliki ornamen kekhasan dari DAS Oktim.

“Ini stand DAS Oktim. Jadi DAS Oktim ini terdiri dari empat distrik, yakni Distrik Unurum Guay, Distrik Kaureh, Distrik Yapsi dan Distrik Airu. Dalam pembagian wilayah pembangunan di Kabupaten Jayapura, kami (DAS Oktim) masuk dalam Wilayah Pembangunan (WP) IV dengan wilayah dewan adat sukunya itu adalah Oktim. Sehingga dalam pameran (budaya) ini stand kami ini hanya mempertunjukkan produk hasil kerajinan tangan dari masyarakat adat Oktim yang ada di dua distrik yaitu Kaureh dan Yapsi,” pungkas perwakilan Sub DAS Kaureh, Mathius Bogogo.

Sementara itu, Kepala Distrik (Kadistrik) Najamudin, memberikan apresiasi tinggi kepada Dewan Adat Suku (DAS) Oktim yang telah berpartisipasi pada kegiatan Pameran Budaya dan Pementasan Seni Tahun 2019.

“Saya memberikan apresiasi kepada DAS Oktim atas prakarsanya untuk bisa menampilkan satu benda-benda budaya yang memiliki ornamen kekhasan dari DAS Oktim. Dengan diadakannya Pameran Budaya dan Pementasan Seni ini, merupakan satu tanda untuk mengawali daripada Oktim juga bisa memberikan suatu kemajuan,” tuturnya.

“Kami dalam hal ini pemerintah ditingkat distrik pada prinsipnya sangat mendukung hal-hal yang dilakukan oleh masyarakat adat, dan bagi DAS Oktim yang telah turut berpartisipasi semoga dapat mempromosikan sekaligus bisa memasarkan produk kerajinan tangan yang dimiliki masing-masing sub-sub suku dari DAS Oktim tersebut,” sambung Najamudin.

Adapun jenis kerajinan tangan yang ikut dalam pameran tersebut adalah kerajinan aksesoris, kerajinan tas Noken dan kerajinan topi.

Disamping itu, disampaikan Najamudin, pihak Pemerintah Distrik Kaureh sementara ini sedang mendorong salah satu pemuda yang mempunyai kreativitas dalam hal pembuatan kerajinan tangan.

“Kami dari Distrik Kaureh sedang mendorong salah satu pemuda yang punya kreativitas dalam membuat kerajinan tangan seperti kerajinan tas Noken dan kerajinan topi, yakni saudara Simson Yamle. Apa yang kita pamerkan di stand ini merupakan karya dari Simson Yamle,” bebernya.

“Kami berharap melalui melalui pameran budaya ini, salah satu motivasi yang kami lakukan agar kedepannya dia lebih berkarya lagi dengan membuat benda-benda budaya yang memiliki ornamen kekhasan dari DAS Oktim seperti kerajinan topi, kerajinan tas Noken dan kerajinan aksesoris, serta beberapa macam lagi benda-benda budaya lainnya yang nantinya akan dibuat oleh saudara Simson Yamle,” tukas Najamudin.

Acara yang berlangsung untuk ke-6 kalinya ini dibuka secara resmi pada tanggal 22 Oktober 2019 oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, S.E, M.Si, ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kebangkitan Masyarakat Adat (KMA) ke-VI Tahun 2019.

Acara yang menampilkan benda-benda yang memiliki ornamen kekhasan sembilan (9) Dewan Adat Suku (DAS) beserta sub-sub suku di Kabupaten Jayapura ini diikuti oleh puluhan stand baik 9 DAS beserta sub-sub suku dan sejumlah OPD di lingkup Pemkab Jayapura.