Pasific Pos.com
Papua Barat

Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Dugaan Penistaan Dunia Pendidikan

Manokwari, TP – Hingga saat ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat belum bisa menuntaskan kasus dugaan penistaan dunia pendidikan oleh sejumlah ladies Double Qyu yang terletak di Jl. Trikora, Wosi, Manokwari, Sabtu, 9 September 2017 silam.

Pihak Ditreskrimum menyatakan sudah menerima pengembalian berkas perkara (P. 19) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua tentang kasus dugaan penistaan dunia pendidikan.

Direskrimum Polda Papua Barat, Kombes Pol. Bonar Sitinjak mengatakan, pengembalian berkas perkara itu, penyidik sedang melakukan pemenuhan P. 19.

“Materi jaksa, ada P. 19 supaya diperbaiki dan dipenuhi. Ini yang sedang kita lakukan,” kata Sitinjak kepada para wartawan di Polda Papua Barat, Senin (12/2).

Ia menerangkan, pemilik tempat karaoke Double Qyu berinisial RW dan koordinator ladies berinisial RS yang berstatus tersangka, wajib lapor hingga penyerahan tahap 2.

Menurut Direskrimum, kedua tersangka dijerat Pasal 207 KUHPidana. Dicecar tentang catatan kejaksaan yang harus dipenuhi, Sitinjak mengaku hal itu substantive dan tidak bisa dibeberkan, karena merupakan bagian dari materi. [BOM-R1]