Pasific Pos.com
Papua Selatan

Kasus Sabu, Polisi Lakukan Pengembangan

MERAUKE,ARAFURA,-Polisi terus berupaya melakukan pengembangan terkait kasus penyalahgunaan Narkotika golongan I jenis sabu-sabu. Untuk para tersangka, sementara telah dilakukan penahanan dan barang bukti selanjutnya akan dikirim ke Pusat Labolatorium Forensik (Puslabfor).

“Saya sudah arahkan ke Kasat Narkoba, supaya kasus ini dikembangkan. Artinya, barang ini dari mana dapatnya. Mudah-mudahan bisa berkembang, karena dari mereka belum memberi tahukan dari siapa sumber barangnya,”terang Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung,SH ketika dikonfirmasi di Halaman Kantor KPU, Kamis (22/2).

Sedangkan terkait oknum petugas Lapas yang tertangkap, Kapolres menyangkan karena masih adanya oknum Lapas yang bermain-main dengan Narkoba. Namun, dari hasil koordinasi dengan Kalapas, sampai saat ini belum ada oknum lain yang sudah menjual di Lapas.

“Kalaupun ada, kita tidak segan-segan melakukan razia di Lapas. Tentunya, (tetap) bekerjasama dengan Kalapas,”tukas Kapolres.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya, jajaran Sat Narkoba Polres Merauke bekerjasama dengan Polres Boven Digoel, Selasa (20/2) lalu berhasil menangkap tiga orang tersangka kasus penyalahgunaan Narkotika golongan I jenis sabu-sabu. Ketiganya masing-masing berinisial S alias KL alias ML yang diamankan di Jalan Natuna Merauke.

Kemudian, dari hasil penyelidikan lebih lanjut diamankan tersangka lain berinisial LO di Jalan Ermasu Merauke. Setelah itu, polisi berhasil mengamankan satu lagi tersangka berinisial N di wilayah Kabupaten Boven Digoel. Selain tiga orang tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti tiga bungkus kecil sabu, alat isap (bong), satu lembar kain dan satu korek api.