Pasific Pos.com
Papua Barat

Kasat Narkoba Tahu Siapa Pemasok Miras di Manokwari

Manokwari, TP – Meski berbagai pihak gencar memberantas peredaran minuman keras (miras) di Kabupaten Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat, tetap saja miras bisa beredar dan mudah didapatkan siapa saja.

Kasat Narkoba Polres Manokwari, Iptu Jamhari pun tidak memungkiri masih beredarnya miras di wilayah hukum Polres Manokwari.

“Macam tidak mungkin kita memberantas miras 100 persen, karena pintu masuknya terlalu banyak, ada dari laut, ada pula dari darat,” kata Jamhari kepada para wartawan di Polres Manokwari, Selasa (23/1/18).

Diutarakannya, miras yang dipasok ke Manokwari, biasanya dari Sorong dan Teluk Bintuni, tetapi ada juga yang dibawa dari luar Papua.

Menurut Jamhari, masuknya miras ke Manokwari sulit diantisipasi, karena gerakan mereka selangkah lebih maju.

“Atensi saya untuk memberantas miras, tapi saran saya, perda miras harus direvisi lebih keras lagi,” pinta Kasat Narkoba.

Dijelaskannya, berapa banyak pun Vodka yang ditangkap, sebanyak 1 kontainer pun, sanksinya hanya tindak pidana ringan (tipiring). Ia menegaskan, hal inilah yang tidak akan memberikan efek jera untuk pemasok miras.

Dirinya mengklaim, pihaknya masih terus berupaya mencegah dan menekan masuknya miras ke Manokwari.

Ditanya siapa sesungguhnya yang selama ini memasok miras ke Manokwari, Jamhari mengaku pemainnya hanya orang lama yang modalnya mencapai ratusan juta Rupiah.

“Inisialnya saya tidak berani sebutkan. Jangan sampai disebut pencemaran, tetapi kita eksis dan aktif memberantas miras,” ujar Jamhari. [BOM-R1]