Pasific Pos.com
Papua Barat

Karang Taruna Anggrem ‘Bangkit’ Lagi

“Banyak minta bangun kantor tapi yang tinggal Tikus dan Kecoa,” kata Idjie

 

Manokwari, TP – Setelah sekian lama vakum dari berbagai kegiatan kepemudaan dan kemasyaratan. Karang Taruna Anggrem, Kelurahan Padarni, kabupaten Manokwari berkomitmen untuk kembali eksis dengan kepengurusan yang baru.

Moment kebangkitan Karang Taruna Anggrem tersebut diawali dengan ibadah sekaligus merayakan masuknya injil di Tanah Papua ke 163 dan dilanjutkan hiburan rakyat, Selasa (6/1) malam.

Anggota DPR RI, Jimmy Demianus Idjie yang turut hadir dalam kegiatan itu merespon positif dan mendukung komitmen Karang Taruna Anggrem. Politisi senayan itu langsung menyatakan siap mendukung pembangunan sekretariat Karang Taruna Anggrem.

“ Nanti kita bikin sekretariat sederhana saja, tidak perlu bagus –bagus dari papan pun jadi. Yang terpenting ada akfititas yang nyata, karena banyak orang yang minta bantuan ke gubernur bangun kantor tapi yang tinggal Tikus dan Kecoa,” kata Idjie setelah mendegar penjelasan Ketua Karang Taruna Anggrem, Ted Suruan.

“ Organisasi baru bangkit dari ‘kematian’ karena banyak aktifitas pengurus yang tidak seirama dengan kegiatan Karang Taruna. Ada yang sekolah dan disibukkan dengan pekerjaan, sekarang kami sudah kembali untuk bangkit lagi,” terang Ted dihadapan Idjie yang juga menjanjikan akan melaksanakan turnamen Bola Basket di Anggrem.

Dikemukakan Ted, sebelumnya Karang Taruna Anggrem sudah melaksanakan pembuatan pondok natal hias dan kerja bhakti pembersihan. Ia menerangkan, Karang Taruna Anggrem dibentuk tahun 2005 lalu, namun aktifitas kepengurusan sempat vakum karena masing-masing pengurus banya kesibukan.

Ia berharap, terbentuknya kepengurusan baru dan adanya sekretariat dapat menghimpun pemuda/pemudi Anggrem dan sekitarnya serta orang tua dan elemen masyarakat lainnya untuk ikut berpartisipasi untuk mengembangkan Karang Taruna ke depan.

“ Dari berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sekaligus bentuk sosialisasi keberadaan kepengurusan karang taruna kepada masyarakat dan pemuda/pemudi Anggrem itu sendiri. Anggrem harus lebih baik dan membawa pembaharua bagi masyarakat Papua,” tandas Ted

Pantuan koran ini, malam hiburan rakyat itu turut dimeriahkan artis Papua, Sandy Betay yang merupakan anak asal Borarsi sebelum merantau ke pulau Jawa.

“Tidak ada rencana kami datangkan artis semahal Sandy Betay, tapi karena bertepat HUT perayaan Injil Masuk di Tanah Papua , dimana Sandy Betay sempat datang ke Anggrem melihat pondok dan seketika bersedia memberika mensport demi kemajuan pemuda/pemudi Anggrem,” kata Ted. [CR44]