Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

Kapolda Papua Serahkan Bantuan Kepada Ratusan Masyarakat Kemtuk

Bantuan Kepada Ratusan Masyarakat Kemtuk
Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw saat menyerahkan secara simbolis bantuan sembako kepada perwakilan masyarakat Kampung Suaip, Distrik Kemtuk, Minggu (19/4) siang.

SENTANI, – Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw menyerahkan bantuan dari posko The Spirit Of Papua kepada Ratusan masyarakat kurang mampu di Kampung Suaip, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura Minggu (19/4) siang.

Paulus Waterpauw mengatakan bahwa kegiatan pembagian sembako hari ini merupakan bagian dari jadwal pemberian bantuan kemanusiaan yang sudah diakomodir bersama di posko The Spirit Of Papua.

“Jadi kegiatan di Kampung Suaip terjadi sesuai kesepakatan kita bersama. Karena kemarin (sabtu-red), kita sudah fokus di komunitas Lapago dan Mepago yang berada disekitar kota,”terang Jendral dua bintang itu.

Walaupun diakui Waterpauw belum semua warga mendapat bantuan, tapi minggu depan pihaknya akan kembali menindaklanjutinya agar terjadi pemerataan terutama bagi masyarakat yang belum menerima bantuan sembako.

“Tapi untuk wilayah Kemtuk ini kita lakukan karena saya pernah memiliki hubungan baik dengan para ondoafi disini. Sehingga saya tawarkan kepada semua anggota dalam group dan semua sepakat untuk bersama-sama memberikan bantuan bagi warga disini,”akunya.

Waterpauw menyebutkan, ada sekitar 510 Paket yang diserahkan kepada masyarakat Kampung Suaip.

“Dimana saya lihat mama-mama papua juga anak-anak disini sangat senang karena mendapat bagian dari bantuan kemanusian dalam rangka isolasi mandiri serta pembatasan social distancing,”bebernya.

Kedepan kata Waterpauw, pihaknya akan kembali menjadwalkan daerah mana saja yang perlu didatangi.

“Pada kesempatan ini saya juga menghimbau kepada pimpinan dan saudara-saudara yang ada dalam group The Spirit OF Papua untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat kurang mampu. Soal penyerahan nanti kita bawa dan teruskan kepada saudara-saudari kita yang berhak menerima bantuan ini,”imbuhnya.

“Saya mau agar ini dibatasi supaya saat sembako tiba serta bahan pokok itu ada, masyarakat tidak kemana-mana. sehingga bisa efektif apa yang menjadi himbauan, ajakan sekaligus keputusan dari Pemerintah Provinsi bersama kami Forkopimda termasuk Kota Jayapura juga Kabupaten Jayapura,”jelasnya.

Tak lupa, Waterpauw menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang berada di luar wilayah Kota dan Kabupaten. Karena keterbatasan, pihaknya belum bisa sampai ditempat tersebut tapi keterwakilan masyarakat yang ada disini sudah banyak yang menerima bantuan.

“Jadi kita maksimalkan agar bisa bersentuhan dengan masyarakat untuk memberikan bantuan ini dan saya pikir ini penting. Kepada semua donatur, terimakasih sudah memberikan bantuan lewat posko The Spirit Of Papua,”katanya.

“Mewakili semua yang ada di Posko beserta masyarakat disini, kami ucapkan terimakasih banyak, Tuhan memberkati kita semua,”ucap Kapolda menambahkan.

Ditempat yang sama, Ketua DAS Elseng, Piter Dantru menyampaikan terimakasih atas kehadiran Kapolda Papua dikampungnya tersebut.

“Terimakasih karena bapa Kapolda sudah datang ke tempat kami,”ucap Piter mengawali sambutannya.

Dikatakan, sudah sejak lama ia ingin menemui orang nomor satu di Polda Papua itu tapi sulit karena jarak dan kesibukan Kapolda yang begitu padat.

“Selama ini kami tidak bisa menjangkau bapa karena jabatan bapa yang begitu tinggi. Tapi hari ini bapa datang, kami beserta masyarakat sangat gembira,”aku Piter.

Karena bapa sudah hadir,lanjut Piter, Ia meminta Kapolda dapat membantu menyuarakan tentang perbaikan jalan dan jembatan serta sarana air bersih kepada pemerintah Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura.

“Walaupun kami tahu bapa bukan Kepala Pemerintahan tapi bapa punya hubungan baik dengan pemerintah.Ya setidaknya bapa Kapolda bisa bantu sampaikan hal ini kepada pemerintah,”harap Piter.

Tidak berhenti disitu, piter juga meminta Kapolda dapat membantu anak-anak mereka yang ingin menjadi anggota kepolisian.

Sebab selama ini, kata Piter anak-anak di kampungnya tersebut selalu gagal pada saat mengikuti seleksi.

“Makanya kami sampaikan hari ini ke bapa sehingga nanti kalau anak-anak kami mau mendaftar, kami dapat menyerahkan nama-nama mereka secara langsung ke bapa Kapolda,”ujar Piter.

Artikel Terkait

Pemprov Papua Kembali Perpanjang Masa Relaksasi Hingga 31 Juli

Tiara

Sempat Jadi Zona Hijau, Merauke dan Supiori Kini Jadi Zona Merah

Bams

Masih Ada Pedagang Yang Tidak Menggunakan Kartu Tanda Pengenal

Fani

Tiga Kabupaten di Papua “Zero” COVID-19

Bams

Pasien Sembuh Covid-19 di Papua Meningkat, Kasus Meninggal jadi 18 orang

Bams

Pemprov Papua Apresiasi Kinerja Tim Covid-19

Bams

Kadinkes : Pasien Covid Tanpa Gejala Dapat Isolasi Mandiri di Rumah

Fani

Kapolda Ziarah Kubur Di Taman Makam Pahlawan Waena

Ridwan

DPPAD Papua lakukan Rapid Test COVID-19 bagi ASN

Bams