Pasific Pos.com
Headline

Kampung Tui Terendam Banjir

Banjir di Kampung Tui.

Puluhan Hektar Kebun Jagung Terancam Gagal Panen

Keerom – Puluhan hektar kebun jagung terancam gagal panen. Ini dikarenakan banjir melanda kampung Tui, distrik Arso 7 kabupaten Keerom sejak Rabu (4/2) sore.
Bahkan pada Kamis siang, air yang merendam kampung Tui tampak semakin naik.

Basarnas bersama aparat TNI dan Polri tampak bekerja sama mengevakuasi warga. “Puluhan warga terutama anak anak dan ibu ibu kami evakuasi dengan menggunakan perahu karet,” ujar Chaidir anggota Koramil Arso yang ditemui di lokasi.

Sementara itu Danramil 1701-04/Arso, Mayor Chk. (K) Yuliana R. Yoku menerangkan bahwa lokasi kampung Tui ini adalah yang paling parah. “Sore hari air semakin naik, namun diharapkan besok sudah surut,” ujarnya.

Danramil juga menjelaskan, Arso Swakarsa – Arso II, Kampung Asyaman, Kampung Yanama, Kampung Walukubun, Kampung Workwana, Kampung Pitewi, dan Arso Kota, air sudah surut. “Air di lokasi arso II sudah surut namun warga masih berada di lokasi pengungsian,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa bersama pemerintah daerah telah didirikan dapur umum. “Keperluan makan minum dari masyarakat yang mengungsi dilayani dari dapur umum,” ujarnya.

“Banjir ini dipicu tingginya intensitas curah hujan di Keerom akhir akhir ini, sehingga ada sejumlah sungai yang meluap dan menggenangi pemukiman warga,” tutur Mayor Chk. (K) Yuliana R. Yoku.

Ditambahkan, saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Keerom dan aparat Kepolisian setempat guna mengantisipasi dampak meluas dari banjir tersebut.

Saat ini TNI, Polri dan Pemerintah Daerah tengah focus untuk membantu warga yang terdampak banjir, dan menyiapkan berbagai kebutuhan darurat warga yang berada di sejumlah pos pengungsian.