Pasific Pos.com
Papua Barat

Kali Merah SP 5 Meluap Ratusan Rumah Warga Terendam

Pemda Sudah Lakukan Penanganan Awal

 

Manokwari, TP – Hujan deras yang menguyur Manokwari dan sekitarnya, sejak Jumat (13/7), mengakibatkan sejumlah tempat terendam banjir.

Parahnya di kampung Kali Merah, SP 5, Distrik Masni, akibat luapan Kali Merah, ratusan rumah warga di beberapa dusun di SP 5, Distrik Prafi, terendam air, bahkan merusak beberapa rumah warga.

Kepala Kampung Merah, Abraham, menuturkan air mulai meluap dari kali sekitar pukul 05.00 subuh, dan kemudian masuk ke rumah warga.

Ia menuturkan, tinggi air bah saat itu sekitar setinggi pinggang orang dewasa, dan membuat rusak beberapa rumah warga, termasuk rumahnya, sehingga membuat warga panik. 

“Sebagian pemilik rumah sudah mengungsi ke rumah keluarga, karena air tingggi,” kata Abraham disela-sela kunjungan Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan, Sabtu (14/7).

Luapan air dari Kali Merah ini, turut merendam rumah warga di 4 dusun di kampung Kali Merah diantaranya dusun Inusi, Igerindam Musrur, Skojiran, dan Mestoka.

Mengetahui informasi itu, Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan didampingi Plt Sekda Manokwari, Aljabar Makatita, Kepala Dinas PUPR Wempi Bandung, dan Plt Kepala BPBD, Johanes Jaftoran, langsung turun lokasi banjir. Kondisi saat itu, air masih menggenangi jalan di Kampung Kali Merah.

Langkah utama langusng dilakukan Pemkab Manokwari, seperti pendirian tenda darurat untuk pengungsi oleh BPBD Manokwari.

“Saya sudah perintahkan BPBD untuk dirikan tenda untuk masyarakat, untuk jaga-jaga kalau ada hujan lagi di malam hari, sehingga dapat mengantispasi akibat yang lebih fatal lagi,” kata Makatita kepada wartawan.

Selain itu, Makatita menjelaskan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manokwari sudah menurunkan dua alat berat excavator untuk normalisasi kali.

“Alhamduliah tidak ada korban jiwa dan itu merupakan langkah awal yang dilakukan untuk penanganan banjir ini,” jelas Makatita.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Manokwari, Johanes Jaftoran, mengatakan selain mendirikan tenda darurat untuk masyarakat, Pemkab Manokwari juga memberikan bantuan makanan berupa beras, supermi, gula, teh, dan lainnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun, kurang lebih 400 kepala keluarga (KK) menjadi korban banjir Kali Merah dan harus mengunsi ke tempat yang lebih aman.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR, Wempi Bandung mengatakan, dua alat berat excavator yang diturunkan ditempatkan di Kali Merah dan Kali Membey untuk penormalisasian. [SDR]