Pasific Pos.com
Papua Tengah

Kakam Madou Bogobaida, Fokuskan Dana Desa Bangun Jalan Antar Kampung

PANIAI – Kepala Kampung (Kakam) Madou, Distrik Bogobaida Kabupaten Paniai, Laurensus Yeimo menegaskan target selama masa baktinya selaku kepala kampung yang diprioritaskan menggunakan dana desa akan memfokuskan pada pembangunan infrastruktur, untuk meningkatkan potensi kampung yang indah dan sehat.

“Masyarakat Madou rata-rata penghasilan yang besar didapat dari dana desa. Namun hal ini tidak diberikan cuma-cuma. Ada kerja nyata yang harus dilakukan masyarakat, seperti memperbesar ruas jalan yang menghubungkan kampung-kampung yang ada,” kata Laurensus.

Dikatakan, saat ini masyarakat Kampung Madou bergotong-royong melakukan kerja nyata pembangunan kampung dengan membuat jalan perbatasan antara Kampung Bogobaida dan Kampung Uwagi. “Pekerjaan ini merupakan wujud kepedulian serta perhatian masyarakat bersama kepala kampung dan Ketua RT/RW yang ada,” katanya.

Menurut dia, Kampung Madou terbilang memiliki luasan terkecil, dibanding kampung lain di Kecamatan Bogobaida. Sedikitnya ada 900 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk kurang lebih sekitar 1.000 penduduk.
“Dengan jumlah yang ada, dana Desa untuk pembangunan akan dibagi per KK setelah pekerjaan tuntas dikerjakan,” terangnya.

Dikatakan Laurens bahwa kegiatan kerja bakti ini telah menjadi program rutinitas setiap tahun di Kampung Madou sejak dirinya dipilih menjadi kepala kampung. “Sehingga dalam menjalankan program ini tidak ada saling memaksa antar masyarakat. Masyarakat dengan sendirinya telah mengetahui bahwa setelah dana cair, maka pembangunan kampung dilaksanakan. Dan kerja nyata ini diadakan dengan penuh semangat,” ujarnya.

Lebih jauh dijelaskan, pekerjaan pembangunan jalan yang menghubungkan Kampung Madou, Kampung Munaiyepa dan Kampung Uwagi ini datang dari inisiatif masyarakat sendiri untuk menjawab dan pembangunan yang telah diterima.
Sementara itu, Ketua RT 1 Yulianus Tatogo mengatakan terwujudnya pembangunan jalan perbatasan setinggi dua meter tersebut juga berkat musyawarah bersama Kepala Kampung Madou.

“Mengenai penertiban jalan yang ada di sepanjang Jalan Trans Bogobaida – Uwagi – Madou dan Munaiyepa, jalan ini jalan baru, jadi kepala kampung, sekretaris dan bendahara, sekretaris dan bendahara harus siapkan RAP dan honor, karena satu tahun tiga tahap, jadi kami masyarakat siap kerja, yang penting jujur dan netral,” tutup Yulianus. (ist)