Pasific Pos.com
Papua Tengah

Kadistrik Moora Apresiasi Musrenbangkam di Hariti dan Mambor

NABIRE – Kampung Mambor dan Kampung Hariti, Distrik Moora kabupaten Nabire, telah melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Kampung (Musrenbangkam) tahun 2018, dipusatkan di masing-masing Kantor Kampung baru-baru ini.

Tujuan dilaksanakan kegiatan Musrenbangkam ini adalah untuk menyusun program yang dititikberatkan pada skala prioritas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua kampung.

Untuk kampung Mambor, sejumlah usulan kegiatan yang dibahas pada Musrenbangkam tersebut diantaranya pengadaan baju dinas aparat, dusun, RT dan Bamuskam, pembinaan aparatur, pembuatan papan monografi kampung, pengadaan solar cell, air bersih, perehaban rumah warga, perehaban MCK dan perpustakaan sekolah dasar, pengadaan alat peraga mata pelajaran, pengadaan alat masak dan pemberian makanan tambahan Posyandu, bantuan keagamaan, hai besar negara, hari besar gereja, pembentukan Bumdes, pembentukan sanggar, peatihan dan insentif kader kampung dan kursus komputer untuk remaja putus sekolah.

Kepala Kampung Mambor, Piter Sawaki mengatakan, pihaknya berharap agar seluruh komponen dan masyarakat kampung untuk bersama-sama bergandengan tangan untuk membangun kampung sehingga terjadi perubahan yang signifikan di kampung Mambor.

Sementara itu untuk usulan program kegiatan yang dibahas pada Musrenbangkam di kampung Hariti diantaranya pengadaan air bersih, perehaban rumah warga, peningkatan ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Kepala Kampung Hariti, Hengky Wanaha mengatakan, dibutuhkan kerjasama yang solid dan baik dari semua pihak di kampung untuk mewujudkan Kampung Hariti yang mandiri dan sejahtera.

Hal senada juga dikemukakan Staf Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Kampung (DPMK) kabupaten Nabire, Isak Kabarek. Isak berharap agar program yang diusulkan bisa mendatangkan kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat di kedua kampung.

Sementara itu, Kepala Distrik Moora, Petrus Runaki S.Sos mengatakan, tiap tahun pemerintah mengucurkan anggaran yang nilainya miliaran rupiah, sehingga apapun program yang diusulkan bersama hendaknya mengacu pada skala prioritas sehingga dana desa dapat terserap sesuai kebutuhan di kampung sehingga dapat dinikmati warga masyarakat.

Oleh karena itu Petrus Runaki berharap agar masyarakat bahu-membahu dengan pemerintah kampung untuk bersama-sama membangun kampungnya demi mendatangkan kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Petrus Runaki juga mengapresiasi penerpaan Sistem Administrasi dan Informasi Kampung (SAIK), yang dapat mempermudah warga kampung untuk mengurus dokumen kependudukan seperti surat pengantar pengurusan E-KTP, surat keterangan domisili, surat pengantar SKCK, dan surat ijin keramaian. (ist)