Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Kadis Pendidikan Ingkar Janji Puluhan Guru Honorer Rusak Kantor

 

Timika, – Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Mimika , Jenny O. Usmani ingkar janji. Hal ini mengakibatkan puluhan oknum guru honorer merusak kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Jumat (22/6).

Aksi ini diawali dengan kedatangan para guru honorer ke Kantor Dinas Pendidikan sekitar pukul 10.00 Wit untuk bertemu dengan Kepala Dinas dan Plt Bupati Mimika sesuai kesepakatan sebelumnya. Namun hingga pukul 12.30 WIT Kepala Dinas tak kunjung datang. Hal ini mengakibatkan sejumlah guru honorer mulai tersulut kemarahan.

Dengan menggunakan kayu dan kursi, oknum guru honorer mulai melakukan pengerusakan. Adapun fasilitas yang dirusak, meja, kursi, lemari, komputer, file-file atau dokumen lainnya. Bahkan ada satu oknum guru honorer yang datang dengan membawa bensin, dan hendak membakar gedung. Beruntung aksinya masih ditahan rekan-rekannya.

Tidak hadirnya Jenny O. Usmani menemui para guru honorer dianggap sebuah pembohongan karena pada saat demo di DPRD Mimika, Kadis Pendidikan itu bersedia menemui para guru honorer.

“Ini merupakan pembohongan publik, karena pada saat kami demo di DPRD Mimika yang dimediasi oleh Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto bahwa Kepala Dinas Pendidikan sudah berbicara dan berjanji akan menyelesaikan masalah ini hari ini,” kata salah satu guru honorer.

“Permintaan kami sekarang, agar Kadis Pendidikan memberikan rekomendasi untuk pencairan. Prosedurnya, ada rekomendasi maka akan keluar SP2D dan SPM. Dan ini tidak ada kaitannya dengan debat kandidat,” ujarnya.

Wakil Kepala Kepolisan Resort Mimika, Kompol Arnolis Korowa yang berada di lokasi pun tak didengar oleh para guru.

“Saya sudah komunikasi dengan beberapa pihak atas perintah Kapolres Mimika, karena beliau ada di luar kota. Setelah koordinasi dengan Sekda, beliau sampaikan tidak bisa berbuat banyak, apalagi setelah mendengar debat kandidat kemarin. Untuk itu saya harap bersabar dan menunggu Plt Bupati dan Kapolres pada Senin (25/6) mendatang untuk dicari solusinya,” kata Wakapolres.

Sebelumnya, ratusan guru honorer melakukan unjuk rasa di Kantor DPRD Mimika, Senin (11/6). Mereka menuntut agar dewan mendesak pemerintah daerah membayar honor/gaji selama 18 bulan yang belum dibayarkan. Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto yang ketika itu menemui para guru honorer kemudian menelpon Kepala Dinas Pendidikan dan Plt Bupati Mimika. Dalam sambungan telepon yang didengar langsung oleh guru honorer, Jenny O Usmani berjanji akan menyelesaikan masalah ini pada tanggal 22 Juni 2018 setelah libur lebaran.