Pasific Pos.com
Papua Barat

Kadis Kesehatan Manokwari : Susu Kental Manis bukan Susu

Manokwari, TP – Soal kandungan dalam susu kental manis yang kini menjadi bahan perbincangan setelah diketahui tidak banyak mengandung susu, Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari sudah melakukan sosialisasi agar tidak  dikonsumsi oleh masyarakat. Sebab, susu kental manis itu bukan susu, melainkan gula atau glukosa yang tinggi di dalamnya.

“Sejak dulu saya sudah melakukan sosialisasi agar susu kental manis tidak dikonsumsi masyarakat karena itu bukan susu, melainkan gula, glukosa yang tinggi di dalamnya. Jadi jangan dibilang itu susu yang bisa dikonsumsi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Henri Sembiring kepada Tabura Pos di kantornya, Senin (9/7).

Menurutnya, setiap tahun Dinas Kesehatan Manokwari embeli membeli susu untuk ibu hamil dan balita. Namun demikian, pihaknya tidak pernah membeli susu kental manis karena di dalamnya setengah kilogram gula.

“Itu gula melulu di dalam. Jadi kita sudah tahu sebelum Kementerian Kesehatan kita sudah sosialisasi ini di Puskesmas dan di tengah masyarakat bahwa kalau namanya susu kental manis itu enak di leher tidak bergizi di tubuh. Cuman itu diproduksi, sehingga tergantung pada konsumen,” tuturnya.

Dia menyebutkan, Menteri Kesehatan sudah meminta pihak BPOM untuk menjelaskan kandungan di dalam susu kental manis kepada masyarakat. Sebab BPOM yang mengawasi peredarannya.

Untuk menjelaskannya langsung kepada masyarakat pun, kata dia, BPOM tidak perlu berkoordinasi dengan dinas kesehatan. Sebab sudah menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) BPOM.

“Dampaknya terhadap kesehatan, kalau susu kental manis secara terus-menerus dikonsumsi bisa terkena kencing manis. Itu saja, lainnya tidak. Kalau orang konsumsi kuat karena kandungan gulanya tinggi,” sebutnya.

Oleh karena itu, Sembiring mengimbau masyarakat Manokwari agar bila membeli susu sebaiknya membeli susu tepung atau susu bubuk. Sebab susu yang sehat adalah susu dalam bentuk tepung.

“Untuk ibu hamil pun yang sehat adalah susu tepung. Tidak penah dinas kesehatan mengadakan dan membagikan susu kental manis. Jadi kepada seluruh masyarakat yang punya bayi dan ibu hamil, jika ingin minum susu yang bergizi untuk pertumbuhan dan kesehatan, maka itu adalah susu tepung. Kalau susu kental manis jika masyarakat ingin konsumsi silakan, tetapi tidak untuk kesehatan.

Sementara itu, Kepala Balai POM di Manokwari, Mojaza Sirait yang hendak dikonfirmasi Tabura Pos di kantornya, kemarin, tidak berada di tempat.

Salah satu stafnya mengatakan bahwa Sirait baru akan tiba di kantor pada siang hari. Namun ketika dikonfirmasi lagi, staf tersebut mengatakan bahwa Sirait tiba-tiba ada urusan mendadak, sehingga belum bisa tiba di Manokwari. (CR44)