Pasific Pos.com
Headline

Jokowi Perintahkan Menteri PUPR Perbaiki Kerusakan Saat Rusuh di Jayapura

SENTANI,- Pemerintah Pusat tidak diam melihat kerusakan perkantoran pemerintah maupun rumah milik masyarakat yang terbakar atau rusak saat terjadi demo anarkis di Kota dan Kabupaten Jayapura pekan lalu.

Presiden Joko Widodo langsung memerintahkan Menteri PUPR Basoeki Hadimuljono untuk mendata dan memperbaiki fasilitas pemerintah yang rusak.

Menteri Basoeki bersama rombongan tiba di Jayapura Selasa pagi dan langsung meninjau lokasi yang terbakar atau di rusak massa aksi demo.

Kepada wartawan di Vip Room Bandara Sentani, Menteri Basoeki mengungkapkan segala kerusakan yang dialami saat demo anarkhis yang berujung pada pembakaran dan pengrusakan sejumlah fasilitas milik Pemerintah, BUMN dan juga swasta akan segera diperbaiki dengan menggunakan Dana APBN.

“Saya kesini atas perintah Presiden untuk segera membersihkan dan memperbaiki kantor – kantor yang rusak karena kejadian kemarin,”ungkapnya kepada sejumlah insan pers.

Dirinya berharap mudah – mudahan kalau berdasarkan inventarisasi sudah selesai identifikasi bersama jajarannya. Mudah – mudahan tidak terlalu berat untuk bisa segera perbaiki.

“Mulai hari ini akan segera kita mulai bersihkan dan perbaiki,”terangnya singkat.

Kata Basoeki nantinya pihaknya dari Balai Besar Jalan dan Jembatan dan juga bersama BPNB akan serta dari Dinas PUPR Provinsi.

“Tadi rutenya langsung dari Waena langsung sampai ke Pelabuhan Jayapura. Semuanya nanti kita akan lihat, baik itu kantor, ruko dan juga perumahan. Nantinya yang akan diperbaiki adalah sector milik Pemerintah dan Swasta,”jelasnya.

Saat terus dicecar apakah perbaikan yang diberikan akan termasuk juga rumah warga yang rusak. Dengan kalimat singkat Menteri yang alumni SMA Gabungan Jayapura itu mengatakan Insya Allah

Saat ditanya apakah pihaknya sudah mendata berapa jumlah rumah, kantor yang mengalami kerusakan. Kata Basoeki , kebetulan dirinya ke Jayapura datang bersama Tim dari BNPB.

“Kebetulan juga ada Kepala BNPB yang juga akan mendata untuk bisa menangani bersama, yang nanti di tangani BNPB sebagai stimulant untuk bantuan. Sedangkan kantor – kantor akan segera kita perbaiki,”bebernya.

Disinggung apakah pembangunan ini akan menggunakan dana APBN, secara tegas Menteri PUPR langsung mengiyakan.

Namun untuk kompensasi kepada warga yang mengalami kerugian akibat kejadian yang tidak diduga sebelumnya. Dirinya mengatakan hal itu akan dilihat terlebih dahulu untuk segera diperbaiki.