Pasific Pos.com
Kota Jayapura

John Parker Tawarkan Kerja Sama Penataan Hutan Kota Jayapura

 

JAYAPURA, – Ketua Komunitas Pecinta Hutan Kota London, Inggris, John Parker bersama pihak Universitas Ottow Geisler Papua, bertemu Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, di Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (9/2/18).

Hadir juga Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas, Dandim 1701 Jayapura, Letkol Inf. Nova Ismailyanto, Wakil Ketua II DPRD Kota Jayapura, Timbul Sipahutar.

Ketua Komunitas Pecinta Hutan Kota London, John Parker mengatakan maksud dan tujuan menemui Pemerintah Kota Jayapura ingin menawarkan kerja sama penataan hutan kota.

“Kami mempunyai program penataan kota yang bisa disinergikan dengan Pemerintah Kota Jayapura untuk penataan kota,” kata John.

Dengan kerja sama penataan hutan kota tersebut, John berharap bisa melakukan sharing ide tentang penataan kota untuk bisa dikembangkan di kota masing-masing.

“Konsep penataan kota ini menjadikan hutan kota yang nyaman, indah, dan memberikan rasa aman. Saya tertarik dengan Kota Jayapura karena sama-sama menginginkan penataan hutan kota yang baik,” kata John.

“Saya pikir banyak manfaat untuk memberikan perlindungan terhadap kesejukan dan menghambat terjadinya banjir dan manajemen irigasi, eko wisata dan pengembangan hutan kota, maka Kota Jayapura dapat dipromosikan di dunia dan menjadi leader dalam pengembangan hutan kota,” kata John.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, sebelum memberikan sambutannya memperkanalkan Kota Jayapura seperti Taman Eden Buatan (Tebu).

“Kota Jayapura unik, ibukota Papua dan wajahnya Papua bagi Indonesia. Penduduknya heterogen, semua suku bangsa ada di Kota Jayapura. Jumlah penduduknya ada 417 ribu lebih,” kata Benhur.

Menyikapi kerja sama penataan hutan kota, Benhur menyampaikan dengan kedatangan John Parker itu, nantinya bisa ditindaklanjuti demi hutan kota yang lebih baik, bersih, indah, aman, dan nyaman.

“Kami harapkan universitas ottow geisler menjembatani antara Pemkot dan London bekerja sama penataan hutan kota,” kata Benhur.