Pasific Pos.com
Info Papua

Jemput Bola Perekaman E-KTP, Dukcapil Sasar Wilayah Adat Meepago

JAYAPURA,- Percepatan perekaman KTP Elektronik atau e-KTP bagi seluruh masyarakat dilakukan Dinas Catatan Sipil (Dukcapil) Papua. Tidak saja menunggu kedatangan masyarakat, namun juga menggencarkan upaya jemput bola.

Salah satunya dengan menyasar wilayah adat Me Pago untuk percepatan program kepemilikan e-KTP bagi masyarakat setempat.

Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua, Ribka Haluk kepada wartawan, Senin (9/7/2018), mengatakan bahwa di wilayah adat Me Pago jumlah perekaman KTP masih sangat rendah.

Oleh karena itu, kami upayakan dengan pelayanan jemput bola. Dimana, kami menurunkan petugas langsung ke Kabupaten di wilayah tersebut.

“Saya mencoba merubah cara perekaman KTP, jadi tidak menunggu masyakarat datang, tetapi tim langsung turun ke lapangan. Apalagi batas waktu perekaman KTP 31 Desember 2018 mendatang,” kata Ribka Haluk.

Menurut Ribka Haluk, pihaknya sudah mendorong Pemda Kabupaten untuk lebih cepat lakukan percepatan perekaman KTP. Hanya saja, Dukcapil setempat sepertinya jalan di tempat. Untuk itu, tiga kabupaten di wilayah Me Pago yakni Dogiyai,Deiyai dan Paniai, Dukcapil Papua akan langsung intervensi untuk percepatan perekaman KTP.

Dikatakan, Dukcapil Papua bekerjasama dengan Discapil Kota dan Kabupaten Jayapura turun ke tiga kabupaten di wilayah Me Pago.

Jadi, kita pinjam petugas dari Kota dan Kabupaten Jayapura beserta alat perekaman KTP. Kita juga dibantu oleh petugas discapil Kabupaten Nabire,” ujarnya.

Kendati dibantu oleh Kota dan Kabupaten, Ribka Haluk mengaku, Dukcapil Papua juga menyediakan satu alat perekaman ofline. “Kita satukan kekuatan untuk percepat perekaman KTP di wilayah Me Pago, tim pertama sudah berangkat hati Sabtu, dan saya akan akan turun langsung memantau proses perekaman KTP di wilayah tersebut,” katanya.

Lanjutnya, adanya sejumlah isu antikris dengan simbol 666, menurutnya tidak ada masalah dan sudah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Masyarakat sebelumnya takut urus e-KTP, tapi sekarang mereka sudah paham dan tahu betapa pentingnya e-KTP untuk keperluan pengurusan adminiatrasi,” ucapnya.

Ia juga himbau kepada mayakarat Papua aktif mencari tempat perekaman. Saat ini setiap hari Discapil kabupaten/kota menyediakan perekaman.