Pasific Pos.com
Papua Selatan

Jadikan Papua Sentra Perikanan Nasional

MERAUKE,ARAFURA,- Indonesia sudah seharusnya bangkit menjadi negara maritim yang besar dan kuat. Apalagi wilayah perairan Indonesia jauh lebih luas dari daratan, maka sudah seharusnya dapat menjadi sumber utama penghidupan masyarakatnya. Karena itu, sangat tepat jika Presiden laut adalah masa depan bangsa dan akan mengembalikan Indonesia sebagai negara maritim.

Khusus untuk Papua, Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan perhatian serius terkait dengan pembangunan sektor perikanan termasuk di Kabupaten Merauke. Ini dilakukan, untuk mewujudkan Papua sebagai salah satu sentra perikanan nasional. Komitmen tersebut dibuktikan dengan berbagai program bantuan yang mengalir kepada para nelayan maupun lanjutan pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Merauke dengan biaya Rp 41.508 milyar.

Direktur Pelabuhan Perikanan Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Frits Penehas Lessnusa, menjelaskan untuk bantuan yang diberikan kepada nelayan di Papua meliputi alat penangkap ikan sebanyak 73 paket, kapal perikanan sebanyak 42 unit, premi asuransi sebesar 8.928 dan fasilitasi permodalan usaha bekerjasam dengan BRI dengan nilai kredit Rp 14,87 milyar.

“Meningkatkan kesejahteraan menjadi tugas bersama yang salahs atunya diwujudkan melalui keberpihakkan kegiatan dan anggaran KKP yang sepenuhnya diorientasikan untuk kepentingan stakeholder dan langsung menyentuh aktivitas masyarakat,”ungkapnya di Pelabuhan Perikanan Merauke, Jumat (2/2) lalu.

Selain menyerahkan paket bantuan, dalam kunjungannya ke Kabupaten Merauke rombongan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Anggota Komisi IV DPR RI dan Dinas Perikanan Provinsi Papua juga melakukan peninjauan pembangunan SKPT. Fasilitas yang berhasil dibangun antara lain TPI higienis, mesin penjernih aiar, mesin pengelola limbah ikan dan cold storage.

Fasilitas tersebut tentunya sangat membantu operasional Pelabuhan Perikanan Merauke yang memiliki lahan kurang lebih 74 Ha dan ini menjadi pelabuhan perikanan terbesar kedea setelah Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman Jakarta. “Dengan adanya TPI higienis ini maka, nelayan selesai menangkap ikan bisa langsung dibawa ke TPI higienis, sehingga tidak ada lagi dermaga yang kotor dengan sisa limbah ikan,”terangnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI, H Sulaeman L Hamzah, menyampaikan apresiasinya atas paket bantuan yang diberikan untuk masyarakat Papua. Komisi IV akan terus mendorong dan bekerjasama dengan pemerintah untuk menganggarkan kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat nelayan seperti bantuan-bantuan dan pembangunan infrastruktur pelabuhan perikanan.

“Kedepan akan terus kita tingkatkan bantuan bagi masyarakat nelayan, sehingga Papua bisa menjadi salah satu sentra perikanan nasional, dengan salah satu pusatnya di Pelabuhan Perikanan Merauke yang berskala samudera,”tukasnya.