Pasific Pos.com
Papua Barat

Jabatan Sekda Manokwari Diserahterimakan

Manokwari, TP – Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manokwari, diserahterimakan dari pejabat lama FM Lalenoh kepada Plt Sekda Manokwari, Aljabar Makatita. Serah terima dilaksanakan di halaman kantor Bupati Manokwari, Senin (2/7).

Serah terima dilakukan karena FM Lalenoh memasuki masa pensiun. Sementara Aljabar Makatita saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Manokwari.

Pada kesempatan itu, Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan mengatakan, setelah kurang lebih enam tahun 10 bulan menjabat sebagai sekda, serta selama 42 tahun mengabdi sebagai ASN dan terakhir menduduki jabatan tertunggi di Kabupaten Manokwari, akhirnya FM Lalenoh melaksanakan serah terima jabatan dengan Plt Sekda, Aljabar Makatita. Lalenoh, kata dia, merupakan satu-satunya ASN di Kabupaten Manokwari dengan masa kerja lebih dari 40 tahun dengan pangkat terakhir IV/E.

“Semua ASN yang ada saat ini akan sampai pada batas ini, yakni masa pensiun. Ini merupakan suatu tahapan yang akan dijalani dalam kehidupan sebagai ASN. Untuk itu, kita harus mempersiapkan diri dengan baik menghadapi masa pensiun,” ujarnya.

Atas nama seluruh jajaran Pemkab Manokwari dan masyarakat Manokwari, dirinya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas curahan dedikasi, pengorbanan dan pengabdian FM Lalenoh selama mengemban tugas sebagai Sekda Kabupaten Manokwari, serta kepada ibu Lelenoh yang setia mendampingi Lalenoh selama ini.

“Serah terima jabatan ini merupaka suatu penghormatan dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Salah dan khilaf pasti ada, kami tentunya juga mohon dimaafkan bila ada kesalahan di masa-masa pengabdiannya,” katanya.

Dia mengharapkan walaupun Lalenoh sudah tidak bersama lagi dalam pemerintahan, namun kenangan di Tanah Arfak jangan dilupakan. “Saya atas nama masyarakat dan Pemkab Manokwari tidak dapat membalas budi bapak selama bertugas, hanya doa yang kami panjatkan kepada Tuhan agar bapak dan keluarga selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan sukses dalam kesehariannya di masa mendatang dan tetap dapat memberikan saran demi pembangunan Pemkab Manokwari untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Mandacan, untuk menjaga kelancaran dan kesinambungan tugas-tugas pemerintah, khususnya pelayannan kepada masyarakat, maka Aljabar Makatita telah ditetapkan sebagai Plt Sekda Kabupaten Manokwari. Kepada Plt Sekda Kabupaten Manokwari, diingatkan untuk senantiasa memegang teguh amanah dan kepercayaan serta tanggung jawab yang telah diberikan. Plt sekda harus mampu mengemban tugas dan tanggung jawab memimpin penyelenggaraan pemerintah di Kabupaten Manokwari sampai terpilih dan dilantiknya Sekda Kabupaten Manokwari.

“Laksanakanlah tugas yang dipercayakan dengan penuh tanggung jawab serta penuh kebijaksanaan sesuai tugas pokok dan fungsi serta dalam lindungan serta penyertaan Tuhan,” tegasnya.

Kepada seluruh stakeholders di Kabupaten Manokwari dan seluruh ASN serta masyarakat, dia harapkan dukungan dan partisipasi aktif terhadap pelaksanaan tugas ke depan, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah pada umumnya dan pelaksanaan administrasi pemerintahan dapat berjalan lancar demi kepentingan masyarakat dan Pemkab Manokwari.

Sebagai daerah yang punya tekad kuat untuk mencapai kemajuan, kata dia, sudah seharusnya jajaran Pemkab Manokwari solid,  berkemampuan, dan responsif terhadap berbagai tantangan dan peluang yang berkembang seraya meningkatkan kualitas sumber daya aparatur serta meminimalkan berbagai kelemahan dan kendala yang dihadapi. Dengan begitu, setiap program yang dijalankan dapat berhasil.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada saudara Aljabar Makatita yang dipercaya sebagai Plt Sekda Kabupaten Manokwari. Di hadapan saudara terbentang tugas berat, nmun mulia. Pertahankan hal-hal yang sudah baik, benahi dan sempurnakan hal-hal yang belum terselesaikan,” tandasnya.

Mantan Sekda Kabupaten Manokwari, FM Lalenoh mengatakan, dirinya sudah menggabdi sebagai ASN selama 42 tahun sesuai SK pensiun yang diterimanya. Selama itu, dia sudah memberikan sumbangsih dan pengabdian kepada pemerintah di Kabupaten Manokwari.

Selama menjadi ASN, Lalenoh tercatat pernah menjabat sebagai Camat Kebar, Sekretaris KPU dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari.

“Saya menjadi sekda definitf sejak 1 Agustus 2012, pertama mendampingi Bupati Bastian Salambay dan Wakil Bupati Robert Hamer dan selanjutnya mendampingi Bupati Demas Paulus Mandacan dan Wakil Bupati Edi Budoyo,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, dirinya memberikan motivasi kepada ASN yang lain, pimpinan OPD, dan asisten dan staf ahli untuk melihat apa yang sudah dijalaninya selama ini. Namun demikian, dia menyadari bahwa belum banyak berbuat. Akan tetapi, apa yang sudah dilakukan itu merupakan kemampuannya yang diberikan kepada masyarakat dan Pemkab Manokwari.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan terima kasih kepada bupati, wakil bupati, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, dan semua ASN serta memohon maaf bila ada kekhilafan berupa kata atau tindakan,” ujarnya.

Kepada plt sekda, dia mengatakan bahwa dirinya sudah menyerahkan tugas dan tanggung jawab. Namun bila ingin meminta saran darinya, dirinya bersedia.

“Saya ada kalau meminta saran dan pendapat. Selamat bekerja dan bertugas menejahteraka masyarakat Manokwari,” katanya.

Plt Sekda Kabupaten Manokwari, Aljabar Makatita mengatakan, semua yang diterima sejak 21 Juni merupakan amanah dan kepercayaan dari Pemkab Manokwari. Sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Manokwari fungsinya adalah sekretaris badan anggaran, sedangkan sebagai Sekda Kabupaten Manokwari fungsinya adalah ketua tim anggaran pemerintah daerah (TAPD).

“Dua jabatan dalam satu orang, ini amanah yang luar biasa. Ini akan berjalan kalau didukung oleh pimpinan OPD dan semua ASN di lingkup Pemkab Manokwari.

Saya harap doa dan dukungan dari keluarga dan para pimpinan OPD dan ASN agar sehat dan bisa membantu kepala daerah,” ujarnya.

Menurut dia, sekda tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari kepala OPD dan ASN. Untuk iyu, dia mengajak dan berharap, apa yang menjadi visi dan misi serta program bupati untuk menyejahterakan masyarakat Manokwari diwujudkan dengan baik. Jangan sampai ada yang bilang ada bupati kecil.

“Mari kita belajar loyal, sehingga apa yang diinginkan pimpinan dan masyarakat bisa diimplementasikan dengan baik. Saya mengajak semua, termasuk pimpinan dan anggota DPRD untuk menyatukan langkah dan bergandengan tangan mendukung bupati dan wakil bupati dalam memajukan Manokwari, rumah kita bersama,” tukasnya. (CR44)