Pasific Pos.com
Papua Selatan

Jabat Ketua PHBI, Tonjolkan Edukasi Generasi Muda Islam

MERAUKE,ARAFURA,-Ketua Umum PHBI Kabupaten Merauke terpilih periode 2018-2020, Baharudin Lahati mengemukakan bahwa program-program kegiatan di setiap periode pasti akan ada perbedaan, di mana pada periode kali ini akan lebih menonjolkan unsur edukasi bagi generasi muda Islam.

Jadi kegiatan-kegiatan keagamaan dapat melibatkan lebih banyak pelajar. Selain itu peringatan hari-hari besar Islam tidak hanya bersifat ceremonial semata tetapi harus dilihat dari sisi asas manfaatnya bagi umat terutama bagi umat Islam dan saudara-saudara dari umat yang lain.

“Terima kasih karena telah mempercayakan saya untuk menjadi ketua memimpin PHBI Merauke. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan baik oleh seluruh pengurus demi kebaikan umat. Penyusunan keseluruhan panitia juga segera dilakukan,”terangnya usai pemilihan di aula kantor Kemenag Merauke Senin (5/3) lalu.

Sementara itu Ketua 1 PHBI Merauke, Habib Bin Taher mengharapkan agar di bawah kepemimpinan mereka bertiga dapat membawa perubahan dan ke depan semakin banyak melibatkan pemuda Islam.

Tidak hanya itu kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan benar-benar menjadi momen dakwah dan syiar. Para ibu majelis taklim juga akan dilibatkan karena diakui bahwa yang meramaikan majelis-majelis di Merauke adalah ibu-ibu. Tidak hanya itu, team work juga akan dibentuk dalam setiap kegiatan yang akan bertugas secara khusus dan akan direkrut dari kalangan pemuda Islam.

Beberapa momentum penting akan digelar seperti pelaksanaan tablig akbar dan festival hadrah, termasuk program bagi remaja masjid maupun pelajar. “Kami mohon dukungan dari seluruh pengurus agar dalam setahun ke depan dapat mensukseskan kegiatan,”harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Ilhamsar Lubis yang mengharapkan dukungan dari semua pihak khususnya para pengurus dalam menyusun kabinet ini. Di dalam PHBI tentu tidak semua nama dapat dimasukkan ke dalam SK namun pada prakteknya, semua umat Islam harus terlibat dan mendukung suksesnya program kerja.

“Siapapun yang masuk maupun yang tidak termasuk dalam kabinet tetap harus bergandengan tangan demi kelancaran program kerja yang akan dibuat bersama,”pungkasnya.