Pasific Pos | Lintas Daerah | Pasific Pos.com

| 22 February, 2019 |

Nabire,  - 16 Warga Negara Asing (WNA) divonis pidana penjara masing-masing 5 bulan 15 hari dan denda sebesar Rp10 juta subsider 15 hari kurungan. Putusan ini dijatuhkan hakim Pengadilan Negeri (PN) Nabire dalam sidangnya, Rabu (12/12).

Published in Papua Tengah

JAYAPURA,- Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua menyatakan, ada sekitar 42 perusahaan pemegang status Clean and Clear (CNC) yang diterbitkan Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait.

“42 perusahaan pemegang status CnC dengan masa berlaku melakukan eksplorasi tinggal setahun. Sebagian besar CnC pun dilakukan sejak 2017 lalu. Kami yakin tak bakal berjalan sebagaimana mestinya,” kata Plt Kepala Dinas ESDM Papua Fred James Boray, disela-sela pembinaan dan pengawasan terpadu kepada pelaku usaha pertambangan, bersama Komisi VII DPR RI, di Jayapura, Rabu (7/11).

Dilain pihak, selain ada ketidakpastian waktu yang diberikan bagi perusahaan, mereka pun harus membayar semua hal yang diwajibkan. Sehingga dalam kesempatan ini, kami berharap ada pertimbangan dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait, karena pemda di Papua tidak bisa jalan sendiri tanpa dukungan pusat.

“Intinya kita sendiri di daerah tidak bisa dapat satu kepastian, karena masih menunggu CnC itu rampung. Sebab kalau pun kemudian (pengusaha) melakukan aktivitas, dikhawatirkan CnC tak diberi padahal biaya sudah keluar banyak,” ujarnya,

Permasalahan lainnya, katanya, mengenai divestasi saham yang sampai ini menjadi momok bagi pemerintah provinsi dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Makanya harapan kami ada dukungan pemerintah pusat kepada pemda di Papua.

“harapan kami kedepan ada pengusaha pemegang ijin usaha pertambangan yang sebelumnya melakukan eksplorasi, bisa segera berproduksi selayaknya PT.Freeport Indonesia. Sehingga kami mohon kepada kementerian terkait bisa menyampaikan hal ini bahwa pemda butuh kepastian supaya bisa ada investasi di Papua,” tuntasnya.

Published in Info Papua

Sidang WNA China Masih Periksa Saksi

Kamis, 18 Oktober 2018 08:21

NABIRE – Pengadilan Negeri Nabire kembali menyidangkan 16 WNA asal China dengan dakwaan penyalahgunaan ijin tinggal, Rabu (17/10) sore. Sidang lanjutan yang dipimpin hakim ketua, Erenst Jannes Ulaen, SH, MH, didampingi hakim anggota masing-masing Aditya Widyatmoko, SH dan Rifin Nurhakim, S., SH, masih beragendakan pemeriksaan saksi. Pada sidang kali ini, JPU masih menghadirkan saksi dari Kantor Imigrasi Mimika, Agus Nawipa.

Published in Papua Tengah

NABIRE – Sidang warga negara asing (WNA) asal Korea atas nama Go Seong Yong yang didakwa penyalahgunaan ijin tinggal, hingga saat ini belum bisa digelar. Sidang kedua yang rencananya akan digelar Rabu (17/10) kemarin, ternyata juga masih belum bisa digelar.

Published in Papua Tengah

Kasus WNA Mulai Disidangkan

Selasa, 16 Oktober 2018 12:33

NABIRE – Pengadilan Negeri Nabire, Senin (15/10) menggelar sidang perdana Warga Negara Asing (WNA) yang didakwa menyalahgunakan pemberian izin tinggal. Dari 21 WNA yang diproses hukum, dalam persidangan terbagi dalam tiga berkas. Sidang pertama untuk nomor perkara 102/Pid.Sus/2018/PN Nab, dengan 16 terdakwa warga negara China. Sidang yang dimulai pukul 15.00 WIT, dipimpin hakim ketua yang merupakan Ketua Pengadilan Negeri Nabire, Erenst Jannes Ulaen, SH, MH, didampingi hakim anggota masing-masing Aditya Widyatmoko, SH dan Rifin Nurhakim, S., SH. Hadir Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Nabire, dan dua orang kuasa hukum untuk ke-16 terdakwa asal China tersebut.

Published in Papua Tengah

Kasus 21 WNA Segera Dilimpahkan ke PN

Rabu, 03 Oktober 2018 16:33

NABIRE – Usai penyidikan dinyatakan lengkap (P21) oleh Imigrasi Timika, sebanyak 21 WNA ilegal yang bekerja di perusahaan tambang yang ada di Nabire, dilimpahkan berikut barang buktinya ke Kejaksaan Negeri Nabire, selanjutnya dalam waktu dekat akan dilanjutkan ke Pengadilan Negeri (PN) Nabire.

Published in Papua Tengah

Jayapura, Sebanyak 21 warga negara asing (WNA) pekerja tambang di Nabire siap menghadapi persidangan di Pengadilan Negeri Nabire. Hal ini sehubungan Kantor Imigrasi Klas II-B Tembagapura, Kabupaten Mimika telah melimpahkan berkas perkara 21 warga negara asing (WNA) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire, Senin (24/9/2018) lalu.

Published in Kriminal

NABIRE – Tim Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Yahukimo meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire untuk memulangkan warga eks asal Nabire yang mendulang emas di Yahokimo maupun Kabupaten Pengunungan Bintang.

Published in Papua Tengah

Penambangan Emas di Yahukimo Perlu Regulasi

Rabu, 26 September 2018 20:06

Yarius : Regulasi Ini melindungi atau Memproteksi OAP untuk Ikut Terlibat Secara Legal

 

Jayapura: Penambangan emas ilegal di Kampung Bomdua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, yang kini banyak dikerumuni warga dari luar daerah, nampaknya mendapat perhatian serius dari Ketua Komisi IV DPR Papua, Yarius Balingga, dari daerah pemilihan (Dapil) Yahukimo.

Published in Lintas Daerah

Bupati Abock: Pemilik Helycopter Stop Beroperasi di Yahukimo

 


Jayapura, - Bupati Yahukimo, Abock Busup telah melarang keras untuk aktivitas penambangan emas ilegal di wilayahnya.

Published in Headline

Halaman 1 dari 6