Pasific Pos | Headline | Pasific Pos.com - Results from #180

| 6 December, 2019 |

JAYAPURA,- Penanggung jawab deklarasi Viktoria 1 Juli TPN/OPM, Lambert Pekikir terpaksa angkat bicara atas sikap yang dilakukan oleh dua warga Papua New Guine (PNG) masing-masing Bil Sadrak Way dan Bensemen warga kampung Ailes, yang mengatanamakan anggota TPN/OPM, lalu menyerahkan 1 pucuk senjata dan ingin bergabung dengan Indonesia.

Published in Headline

Korem 172/PWY Terima Kado Ulang Tahun

Selasa, 03 Oktober 2017 23:16

6 Senjata Api diserahkan warga Jayapura kepada Dandrem 172/PWY



 Abepura, Menjelang HUT TNI ke 72 tahun 2017, Korem 172/PWY menerima kado ulang tahun berupa enam pucuk senjata. Enam pucuk senjata api beserta ratusan amunisi ini diserahkan warga masyarakat kepada Dandrem 172/PWY di Koramil Jayapura Selatan, Selasa (3/10/10).

Published in Headline

JAYAPURA,- Situasi kabupaten Puncak Jaya mencekam lantaran bentrok dan saling serang mengunakan panah dan alat tajam antar massa pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati kabupaten Puncak Jaya nomor urut tiga dengan  nomor urut satu yang tergabung dengan massa pendukung nomor urut dua, di Kampung Wandigobak Distrik Irimuli Kabupaten Puncak Jaya Senin (31/7)pagi, serta ada keterlibatan kelompok Kriminal Bersenjata yang mengakibatkan ada korban tewas terkena tembakan.

Published in Headline

JAYAPURA,- bertampat di di distrik Puninggame kabupaten Lany Jaya, aksi kontak senjata kembali terjadi antara  pihak kepolisian Polres Lany Jaya dengan kelompok Keriminal Bersenjata (KKB) yang berlangsung selama dua jam, sekitar Pukul 10:00 WIT hingga 12:00 WIT. Selasa (11/7).
Dari aksi kontak senjata pihak kepolisian dengan Kelompok keriminal senjata ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A.M.Kamal ketika di konfirmasi di runag kerjanya Di Mapolda Papua, Selsa (11/7) sore membenarkan hal tersebut.
 Kata kamal kejadian kontak senjata tersebut ketika salah satu warga yang mendatangai Mapolsek Tiom guna melaporkan kejadian pemalakan yang dilakukan sekelompok orang yang membawa senjata saat warga hendak melintas.
"Saat tiba di tempat pemalakan dengan tujuan untuk mecari pelaku, tiba tiba anggota kami langsung di brondong tembakan, sehingga terjadi saling tembak antara anggota serta kelompok sipil bersenjata tersebut yang trejadi sekitar 30 menit,” jelasnya.

 Lanjut Kamal, karena kekuatan anggota Polres dan Polsek saat itu tidak sebanding dengan jumlah OTK. Maka anggota yang ada di lapangan kembali menghubungi Polres Lanny Jaya meminta bantuan personil, ketika anggota Polres tiba di lokasi kontak senjata kembali lagi terjadi selama 2 jam dengan lokasi yang tak jauh dari lokasi sebelumnya namun masih di Distrik Puninggame.

“Setelah kurang waktu 2 jam adu tembak, ketika Polisi mendekati lokasi OTK di mana posisi mereka berada di atas ketinggian mereka melarikan diri dan tidak ada korban jiwa dalam aksi tersebut. Hanya saja kami belum menangkap mereka,” ucapnya.

Sementara itu kata Kamal hingga saat ini kondisi di Lany Jaya sendiri pasca kontak senjata dengan kelompok keriminal bersenjata tesebut aman kondusfi, namun pihaknya belum bisa mengetahui kelompok sipil bersenjata itu dari kelompok mana.

“Diduga pelaku yang melakukan penyerangan itu berjumlah 15 orang dengan mengunakan senjata berat, kami juga belum bisa memastikan dari mana kelompok sipil bersenjata ini,” pungkasnya. (Ridwan)

Published in Headline

Halaman 19 dari 19

Trending Topik