Momen Ulang Tahun, BRI Kembali Serahkan Bantuan | Pasific Pos.com

| 20 January, 2020 |

Penyerahan bantuan oleh pemimpin cabang saat syukuran kemarin (foto:iis) Penyerahan bantuan oleh pemimpin cabang saat syukuran kemarin (foto:iis)

Momen Ulang Tahun, BRI Kembali Serahkan Bantuan

Papua Selatan Penulis  Senin, 16 Desember 2019 21:17 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Momen perayaan pertambahan usia yang ke-124 tahun dimanfaatkan oleh jajaran Bank BRI Cabang Merauke untuk kembali memberikan bantuan program CSR dimana kali ini yang mendapatkan adalah Mushola Al Ikhlas, Gereja Stasi Santo Mikael Semangga dan SD Inpres Mopah Baru.  Dalam rangka ulang tahun, BRI memang menyalurkan beberapa program CSR dimana untuk di wilayah Merauke jumlahnya cukup banyak. Selain itu ada pula program CSR yang akan dilaksanakan dalam rangka ulang tahun dan menyambut Natal, yakni pembagian 500 paket sembako.

“Kami berharap apa yang diberikan bisa membantu dan bermanfaat bagi banyak orang,”jelas Fransiskus pada acara syukuran HUT ke-124 Bank BRI di area parkir kantor cabang kemarin.  Sekedar diketahui, bantuan yang diberikan kepada Mushola Al Ikhlas sebesar 200 juta yang digunakan untuk renovasi mushola,  lalu bantuan pembuatan MCK dan sarana air bersih sebesar 100 juta untuk  Gereja Stasi Santo Mikael Semangga dan begitu pula untuk SD Inpres Mopah Baru digunakan untuk pembuatan MCK dan sarana air bersih.

Dalam kesempatan itu Fransiskus  juga menekankan bahwa perayaan HUT BRI yang ke-124 seharusnya menjadi tonggak pengingat dimana jajaran yang ada diminta untuk  bertranformasi dalam menghadapi tantangan dan berbagai perubahan, baik perubahan dunia, ekonomi maupun prilaku.  Jika tidak ada perubahan maka kita akan terpinggirkan dan insan BRI harus melakukan tranformasi itu mulai dari sekarang, tidak boleh menunda.

“Namun tranformasi itu harus dibarengi dengan rasa cinta terhadap pekerjaan kita dan saya yakin jika sudah cinta pada pekerjaan maka segala hambatan dan tantangan dapat dilalui dengan baik,”jelasnya.  Lebih lanjut ia mengungkapkan, suatu hambatan bukan dihindari namun harus dicari bagaimana cara mengatasinya. Jadi dengan menyukai pekerjaan maka semua akan terasa ringan dan kita dapat bekerja dengan gembira. “Kita bekerja benar-benar fun namun bukan berarti main-main,”tegasnya.

Dibaca 67 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik