Ini Kinerja Bank Papua Sepanjang 2019 | Pasific Pos.com

| 18 January, 2020 |

Ini Kinerja Bank Papua Sepanjang 2019

Ekonomi & Bisnis Penulis  Minggu, 15 Desember 2019 19:36 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – Direktur Keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Papua (Bank Papua), Rudy Dharma menyebutkan kinerja bank milik daerah tersebut semakin membaik dari tahun ke tahun.

Rudy melanjutkan, secara year on year (yoy), dana pihak ketiga (DPK) hingga November 2018 mencapai Rp20,5 triliun, sementara posisi November 2019 telah mencapai Rp25,8 triliun.

“Untuk Giro pada tahun 2018 mencapai Rp12,6 triliun, tahun 2019 sampai posisi November 2019 telah mencapai Rp17,02 triliun. Tabungan mencapai Rp5,16 triliun pada tahun 2018, sementara pada tahun ini telah mencapai Rp5,77 triliun,” jelas Rudy, belum lama ini.

Aset Bank Papua, kata Rudy, mencapai Rp24,23 triliun pada tahun 2018, tahun 2019 telah mencapai Rp29,94 triliun. Penyaluran kredit pada tahun 2018 mencapai Rp13,8 triliun, tahun 2019 sampai posisi November mencapai Rp15,37 triliun sesuai target.

Rudy mengaku optimis sisa waktu sebulan tahun 2019 seluruh target dapat tercapai. Terkait dengan laba, pada tahun 2018 mencapai Rp218 miliar, sementara tahun 2019 pihaknya menargetkan Rp248 miliar.

“Mudah-mudahan kita bisa capai target sehingga ini bisa memberikan manfaat kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan kota dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sampai saat ini seluruh target yang sudah kita lakukan masih dalam on track,” ucapnya.

“Posisi non performing loan (NPL) gross tahun 2018 mencapai 9,08 persen, tahun ini turun menjadi 6,74 persen. Sementara NPL net tahun 2018 ada diangka 2,48 persen, tahun 2019 sampai posisi November turun  menjadi `1,75 persen,” lanjut Rudy.

Tahun 2020, pihaknya menargetkan kinerja tumbuh diatas 10 persen. Untuk penyaluran kredit, Bank Papua menargetkan sebesar Rp17 triliun, laba sebesar Rp340 miliar.

Sebelumnya, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua dan Papua Barat, Adolf Fiktor Tunggu Simanjuntak mengatakan, kinerja Bank Papua kini telah membaik.

Hal itu tercermin dari NPL net yang berada di posisi 2,48 persen dan laba yang diperoleh 1,3 persen. “Secara keseluruhan terdapat progres perbaikan untuk Bank Papua sebagai bank yang memiliki aset terbesar di tanah Papua, baik kinerja kualitas kredit maupun laba,” kata Adolf.

Adolf menyebut, sejumlah cara dilakukan Bank Papua untuk memperbaiki kinerja terlebih NPL, salah satunya meningkatkan jumlah kredit dan menghapus bunga yang menurut manajemen tidak dapat diselesaikan.

“Ada juga dengan cara melakukan penagihan langsung ke debitur yang macet pembayarannya, alternatif terakhir lelang agunan,” ucapnya. (Zulkifli)

Dibaca 64 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.