Polisi Diminta Cari Aktor yang Distribusi Miras ke Nduga | Pasific Pos.com

| 21 January, 2020 |

Emus Gwijangge Emus Gwijangge

Polisi Diminta Cari Aktor yang Distribusi Miras ke Nduga

Kriminal Penulis  Sabtu, 14 Desember 2019 12:22 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, -  Anggota DPR Papua, Emus Gwijangge dari daerah pemilihan diantaranya Nduga dan Wamena, secara pribadi menyampaikan turut berbelasungkawa kepada empat korban yang meninggal akibat Miras di Nduga.

Untuk itu, ia menyarankan kepada pihak berwajib segera telusuri barang beralkohol dari Timika yang masuk ke Nduga, apakah itu miras murni atau oplosan sehingga mengakibatkan sekitar sembilan orang yang menjadi korban.

"Sebagai anak daerah, saya kecewa dan minta pihak keamanna segera cari aktor yang sudah distribusi Miras itu ke Nduga. Saya lihat ini hal yang sangat merugikan masyarakat. Jadi saya harap untuk masyarakat umum khususnya Nduga, saya kira barang ini sudah dilarang melalui Perdasus nomor 15 tahun 2013. Kita juga sudah sosialisasi dimana-mana tapi masih saja beredar," kata Emus ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/12/19).

Politisi Partai Demokrat ini juga menyarankan kepada pemuda jangan lagi mengkonsumsi miras. Ia juga meminta Pemkab Nduga dan TNI/Polri bertindak tegas, tidak boleh mengizinkan miras masuk ke Nduga.

"Cukup empat orang itu yang jadi korban hingga merenggut nyawa akibat mengkomsumsi miras. Sementara masih ada lima orang yang masih kritis," ujar Emus.

Dari kejadian itu, Pemerintah diminta pro aktif lakukan operasi miras di Nduga. "Saya tidak tahu kenapa masyarakat masih saja komsumsi itu, padahal barang ini kan sudah dilarang," kesalnya.

Oleh karena itu. Emus meminta pihak berwajib segera menangkap aktornya dan pihak yang menjual itu ditelusuri sampai ke Timika dan aparat keaman harus mengecek ke TKP.

"Saya harap Satpol PP di Ibu kota Kenyam harus setiap minggu juga melakukan operasi terhadap miras di ibu kota Nduga. Masyarakat sebagian ini tidak tau minum," pungkasnya. (TIARA)

Dibaca 55 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik