Bupati Mathius Saksikan Pelepasan Kapal Pesiar Milik Pemkab ke Danau Sentani | Pasific Pos.com

| 29 January, 2020 |

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si didampingi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S.IP M.KP sedang memantau secara langsung upaya penurunan kapal dari galangan ke Danau Sentani, di Jembatan Dua, Distrik Sentani Timur, Rabu (10/12) pagi. Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si didampingi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S.IP M.KP sedang memantau secara langsung upaya penurunan kapal dari galangan ke Danau Sentani, di Jembatan Dua, Distrik Sentani Timur, Rabu (10/12) pagi.

Bupati Mathius Saksikan Pelepasan Kapal Pesiar Milik Pemkab ke Danau Sentani

Kabupaten Jayapura Penulis  Rabu, 11 Desember 2019 22:06 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Setelah delapan bulan lebih Kapal Pesiar milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura dikerjakan, akhirnya pada Rabu 10 Desember pagi, dilepas ke Danau Sentani. Pelepasan kapal yang terbilang mewah ini di saksikan oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S.IP, M.KP

Selain bupati, ada sejumlah pihak juga yang turut hadir dan menyaksikan pelepasan kapal pesiar yang dibuat di Jembatan Dua, Distrik Sentani Timur tersebut, diantaranya para pemuka masyarakat, Dewan Direksi Perusda Baniyauw, Ketua Kadin Kabupaten Jaayapura, Hengky Jokhu dan sejumlah pihak lainnya.

Bupati dalam arahannya saat melepas kapal mengatakan, pihaknya menaikan syukur dan terima kasih kepada Tuhan karena atas perkenaan Tuhan kapal pesiar tersebut boleh dibuat dan akhirnya dilepas ke danau untuk digunakan.

Dikatakan, konstruksi kapal, design kapal dan peralatan serta tata ruangan dibuat sangat bagus dan memiliki kualitas yang setara dengan kapal-kapal pesiar sekelas internasional dengan mengandalkan teknologi modern.

Menurutnya, kehadiran kapal wisata ini dapat membuktikan kepada publik bahwa Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam karyanya selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat, baik dalam pelayanan publik tetapi juga dalam hal ketersediaan sarana prasarana.

"Kapal ini akan menjadi milik masyarakat dan pemerintah Kabupaten Jayapura. Sebab itu, kita semua wajib menjaga dan merawat kapal ini sebagai aset bersama," ungkapnya

Bupati menambahkan, bahwa kapal pesiar tersebut selanjutnya akan diresmihkan pada 18 Desember mendatang. Setelah diresmikan maka berikutnya kapal itu boleh digunakan untuk kepentingan bersama sesuai ketentuan dari Dinas Perhubungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw menerangkan, kapal wisata ini dihadirkan untuk menunjang akfivitas kepariwisataan di Danau Sentani tetapi juga dalam rangkah menopang sarana transportasi danau saat PON XX Tahun 2020 mendatang.

Menurutnya, pembuatan kapal pesiar tersebut sejak dari tahap persiapan, pengerjaan sampai dengan jadi telah menghabiskan  dana sekitar 7 Miliar. Dana itu sepenuhnya bersumber dari dana ABPD Kabupaten Jayapura.

"Dalam penggunaannya, kapal tidak hanya digunakan oleh pemerintah tetapi juga oleh masyarakat. Namun penggunaan dilakukan dengan cara sewa. Harga sewa akan diatur lewat suatu ketetapan yang akan dikeluaran oleh kami berdasarkan hasil pertemuan bersama dengan Dispenda dan instansi teknis lainnya," ungkapnya.

Alfons menuturkan, operasional, perawatan dan pengelolaan kapal cepat  sepenuhnya menjadi tanggungjawab Dinas Perhubungan. Tetapi penggunaan atau pemakaian kapal dapat digunakan siapa dan lembaga apa saja sepanjang mampu penuhi ketentuan penggunaan yang akan dikeluarkan oleh pihaknya.

Dibaca 317 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.