Disorda Papua Evaluasi Total Hasil Popnas 2019 | Pasific Pos.com

| 28 January, 2020 |

Disorda Papua Evaluasi Total Hasil Popnas 2019

Olahraga Penulis  Selasa, 10 Desember 2019 23:03 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Hasil jeblok yang dicatatkan Atlet Papua pada dua pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) mendapatkan perhatian dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Alex Kapisa.

Kadisorda mengatakan bakal mengelar evaluasi total terhadap hasil yang dicapai atlet pelajar Papua. “harus ada evaluasi total, mulai dari hulu sampai hilirnya, karena dua kali pelaksanaaan Popnas tidak sesuai dengan target kita,” tegas Alex kepada wartawan di Jayapura, Selasa (10/12/2019).
Kata Alex, dirinya sudah punya komitmen untuk melakukan evaluasi total. "Harus ada evaluasi menyeluruh mulai dalam dinas sendiri sampai prorgam kerja ke depan,” tegasnya lagi.

Setelah melakukan evaluasi dalam internal Dinas, baru dilakukan evaluasi keluar, seperti para pelatih. “pembinaan atlet dan harus dibenahi dari sisi manajemen internal dinas sudah sesuai dengan aturan belum. Setelah itu baru kita benahi dari sisi pelatih, yang jelas kita benahi semuanya,” katanya.

Wajar jika Kadisorda menaruh perhatian terhadapi kondisi prestasi atlet pelajar Papua. Sebab, Popnas 2017 prestasinya Papua merosot tajam, tidak mendapat medali emas. Bahkan ketika Popnas 2019 di menempati peringkat 25 dari 34 provinsi peserta dengan mengantongi 1 medali emas, 2 perak  dan 11 medali perunggu. Medali Kontingen Papua diraih cabor Dayung (1 emas, 1 perak, 1 perunggu), Tarung Derajat (1 perak, 3 perunggu), Judo (3 perunggu), Pencat Silat (1 peruggu), Tekwondo (3 perunggu).

Prestasi Papua di Popnas 2019 lebih baik dari popnas dua tahun sebelumnya di Jawa Tengah, dimana Papua berada di Popnas peringkat 29 dengan raihan 1 perak 7 perunggu.

Namun demikian, kegagalan cabor atletik perlu kita pikirkan bersama, karena, atletik dalam dua kali popnas tidak memberikan prestasi. “sudah tentu kita akan evaluasi beberapa cabor yang masuk dalam Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Papua. Pasalnya, dari cabor yang masuk dalam kerangka PPLP, beberapa diantaranya tidak mampu memperlihatkan prestasi yang siginifikan,” pungkasnya.

Dibaca 74 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.